Sepak Bola PON Papua

Ini Kata Fakhri Husaini Setelah Membawa Aceh Lolos ke Final

Ini Kata Fakhri Husaini Setelah Membawa Aceh Lolos ke Final
Pelatih Fakhri Husaini bersama tim sepak bola Aceh untuk PON Papua. (instagram/@coachfakhri)
Penulis
Rubrik
Sumber
tempo.co

Jakarta | Pelatih Aceh Fakhri Husaini mengatakan kedisiplinan yang diperlihatkan para pemainnya menjadi salah satu kunci kemenangan atas Jawa Timur dalam laga semifinal sepak bola PON Papua.

Menghadapi Jatim yang selalu menyapu bersih kemenangan di lima pertandingan sebelumnya, Aceh sukses menciptakan kejutan dengan mengunci kemenangan 2-1 di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Selasa.

"Saya tonton tiga rekaman pertandingan mereka, kemudian tadi malam saya tonton rekaman pertandingan saat kami kalah lawan mereka 4-0 di uji coba," kata Fakhri Husaini selepas laga.

"Rasanya sulit untuk mencari kelemahan di tim Jawa Timur ini, mereka punya kedalaman skuat yang bagus, kualitas pemain hebat baik di sayap kanan kiri maupun striker."

"Tapi memang, anak-anak cukup disiplin dalam menjaga, terutama pemain-pemain sayap mereka," ujarnya menambahkan.

Kemenangan Aceh didapat berkat gol apik yang dicetak Akhirul Wadhan disusul sepakan Muzakir memanfaatkan bola muntah, sementara Jatim hanya bisa membalas sekali melalui Dwiki Mardiyanto.

Jatim mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan lewat titik putih pada menit ke-83, tetapi top skor mereka Muhamad Faisol Yunus malah mengeksekusi bola terlalu tinggi di atas mistar gawang.

Fakhri juga memuji kinerja para pemainnya di lini tengah yang disebutnya mampu merespon dengan baik tiap kali Aceh kehilangan bola.

"Mereka cukup agresif, tiap kali hilang bola mereka langsung pressing lawan," katanya.

Pada final nanti Aceh akan menghadapi tuan rumah Papua yang lolos setelah mengalahkan Kalimantan Timur 5-1. 

Di PON Papua, Aceh sudah pernah bertemu Papua dan kalah tipis 0-1 dari tuan rumah dalam babak enam besar Grup D.

Laga final kali ini tak ubahnya jadi ulangan partai puncak sepak bola PON 1993 Jakarta, yang kala itu dimenangi oleh Papua.***

Komentar

Loading...