Ini Bukti Ummi Niazah Masih WNA

Ini Bukti Ummi Niazah Masih WNA
Banda Aceh | Dugaan istri Gubernur Aceh, Niazah A Hamid yang juga Ketua Yayasan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh dan Ketua PKK Aceh, masih tercatat sebagai Warga Negara Asing (WNA), sahih adanya. Ini dibuktikan dari salinan pasport yang diperoleh MODUSACEH.CO dari seorang sumber, Rabu pagi, 24 Agustus 2016.

Dalam pasport negara Swedia itu jelas tercatat nama serta tempat dan tanggal lahir Ummi Niazah. Termasuk foto, data dan informasi lainnya. “Ini perlu diketahui rakyat Aceh agar tidak menimbulkan prasangka,” kata sumber tadi yang mengaku selalu mengikuti pemberitaan tentang status WNA Niazah A. Hamid.
 
 
Sebelumnya, Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilyah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Aceh, Prajoko Yuwono, juga membenarkan informasi status Niazah A Hamid tersebut. "Berdasarkan laporan yang masuk ke Kemenkumham Aceh dari Imigrasi Pusat, yang bersangkutan masih berstatus WNA. Tapi lebih tepat mendapat penjelasan langsung dari kantor imigrasi,” ujar Prajoko, Kamis, (18/8/2016).
 
Menurut Prajoko, untuk dapat berdomisili di Aceh, Niazah A Hamid mengantongi dokumen imigrasi bernama Kitab (kartu ijin tinggal tetap) yang berlaku seumur hidup. Dokumen tersebut, secara keimigrasian dapat dianggap sama seperti penduduk Indonesia pada umumnya. "Tapi statusnya tetap sebagai warga Negara asing yang dibatasi haknya," kata Prajoko. Misal, hak hak politik, yaitu tidak boleh dipilih dan memilih. “Meski dia itu adalah penduduk, tapi statusnya adalah warga Negara asing,” ungkap Prajoko.

Pertanyaannya, bisakah Niazah A. Hamid mengunakan dana negara dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bunda PAUD Aceh dan Ketua PKK Aceh? Sebab, kedua lembaga ini dibiayai oleh APBA Aceh saban tahun.***

Komentar

Loading...