Di Balik Audit Dana Desa Rp 18 Miliar

Ini Besaran Fulus Desa Per Kecamatan Temuan Inspektorat Aceh Barat

Ini Besaran Fulus Desa Per Kecamatan Temuan Inspektorat Aceh Barat
Sumber Data: Inspektorat Aceh Barat.
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Rekapitulasi temuan Inspektorat Aceh Barat terhadap dana desa sepanjang tahun anggaran 2015-2019, boleh dibilang mengagetkan.

Lihat saja, berdasarkan data yang diperoleh media ini dari Inspektur Aceh Barat Sirajulfata, Rabu sore, 10 Februari 2021 menunjukkan bahwa, jumlah temuan mencapai 1.508 dari 179 laporan hasil audit (LHA).

Besaran angka tersebut berasal dari 229 desa yang telah diaudit dari 322 total jumlah desa se-Kabupaten Aceh Barat.

Hasilnya, ditemukan dugaan pelanggaran peraturan perundang-undangan, mencapai Rp18 miliar.

Menurut Sirajulfata, Rabu sore kemarin, dari temuan Rp 18 miliar, sudah ditindaklanjuti per 16 Januari 2021, sebesar Rp 5,2 miliar. Sedangkan sisanya, masih dalam proses monitoring tim audit yang dibentuk.

Secara rinci berdasarkan data yang diperoleh media ini menyebutkan, Kecamatan Johan Pahlawan dari 21 desa yang sudah diaudit baru 17 desa, Kecamatan Pante Ceureumen dari 25 desa yang sudah diaudit 16 desa dan Kecamatan Meureubo, dari 26 total jumlah desa yang sudah audit 21 desa.

Lalu Kecamatan Kaway XVI, dari 44 desa yang sudah audit 27 desa, Kecamatan Panton Reu dari 19 desa yang sudah diaudit semuanya. Dan, Kecamatan Sungai Mas dari 18 desa baru diaudit 7 desa.

Berikutnya Kecamatan Samatiga, dari 32 desa baru audit 24 desa, Kecamatan Bubon, dari 17 desa telah diaudit 15 desa, Kecamatan Arongan Lambalek, dari 27 desa telah diaudit 20 desa.

Selanjutnya Kecamatan Woyla, dari 43 desa baru diaudit 34 desa, Kecamatan Woyla Barat, dari 24 desa. Terakhir Kecamatan Woyla Timur, dari 26 desa telah diaudit 12 desa.

Lalu, kecamatan yang besar potensi kerugian uang negara (dana desa) Kecamatan Woyla, mencapai Rp4,8 miliar lebih. Menyusul Kecamatan Woyla Barat sebesar Rp2,8 miliar lebih.

Inspektur Aceh Barat Sirajulfata, Rabu sore kemarin mengaku, penyebab banyak temuan di wilayah Kecamatan Woyla, karena jumlah desa lebih banyak dibandingkan kecamatan lain yang ada di Aceh Barat.

Nah, setelah Kecamatan Woyla ada pula Kecamatan Kaway XVI, sedikitnya temuan Inspektorat Aceh Barat mencapai Rp1,8 miliar lebih. Lalu Kecamatan Kecamatan Johan Pahlawan Rp1,7 miliar lebih, Kecamatan Pante Ceureuemen Rp 1,5 miliar lebih.

Syahdan, Kecamatan Arongan Lambalek Rp1,3 miliar lebih. Kecamatan Bubon Rp1,1 miliar lebih. Kecamatan Meureubo Rp 855 juta lebih, Kecamatan Samatiga Rp884 juta lebih.***

Komentar

Loading...