Breaking News

Di Meulaboh Banyak Ternak Belum Terdata dan Berkeliaran di Jalan-Jalan

Ini Alasan Kabid Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Barat

Ini Alasan Kabid Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Barat
drh. Kamarlis, MODUS ACEH/Juli Saidi
Penulis
Rubrik

Meulaboh | di Kabupaten Aceh Barat, populasi ternak mencapai 28 ribu lebih. Itu sebabnya, selama ini banyak ternak seperti sapi dan kerbau masih sering bermain alias berkeliaran di jalan-jalan, bahkan jalan nasional. Realita itu, menurut Kepala Bidang (Kabid) Ternak Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Barat drh. Kamarlis ada dua alasan. Pertama soal geografis daerah. Maklum, Aceh Barat merupakan daerah kawasan rawa dan pinggir laut dan sungai. Maka, ketika banjir atau musim hujan, ternak banyak bermain di pinggir jalan. Kedua soal budaya yang dimiliki masyarakat.  Sedangkan terkait pendataan ternak untuk diberikan nomor sesuai Qanun Aceh Nomor 3 tahun 2016, tentang Pengendalian Ternak Sapi dan Kerbau, drh. Kamarlis mengaku, dari jumlah populasi ternak yang ada di Aceh Barat, hanya lima persen baru dilakukan pemberian nomor ternak. “Upaya itu sudah kita lakukan, tapi pelan-pelan karena ini menyangkut transformasi soal budaya yang dimiliki masyarakat saat. Bayangkan,  belum sampai 5 persen mungkin,” ujarnya di lokasi expo, Sabtu.

Menindaklanjuti aturan yang sudah disahkan ini, Kamarlis mengaku harus kerja keras dengan berbagai pendekatan. “Bayangkan, kita harus kerjakan semuanya sampai ke lokasi ternak liar, ini butuh pendekatan yang luar biasa. Mulai penertiban di jalan raya sampai penertiban administrasi,” katanya. Menurutnya, populasi ternak Sapi dan Kerbau di Aceh Barat pada tahun 2016 sebanyak 28.211 ekor. Dari total itu, diperkirakan jumlah populasi ternak Kerbau sekitar 22 ribu dan Sapi sekitar enam ribu ekor. Kemudian, ternak produktif itu hampir 18 ribu ekor di Aceh Barat. “Betina produktif itu hampir ada 18 ribu. Masalahnya yang produktif ini juga disembelih,” kata drh. Kamarlis.***

Komentar

Loading...