Ikuti Bursa Global, IHSG Dibuka Melemah

Ikuti Bursa Global, IHSG Dibuka Melemah
ilustrasi
Penulis
Rubrik
Sumber
Kompas.com

Jakarta | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (3/11/2016) dibuka melemah di level 5.395,87. Sebelumnya di Rabu kemarin IHSG ditutup di level 5.405,45. Pada pukul 09.09 WIB, IHSG turun ke level 5.396,82 atau tertekan turun 8,63 poin (-0,16 persen). Tujuh indeks sektoral kompak melemah dan menekan indeks di zona merah. Hanya tiga sektor yang dibuka menguat yakni perkebunan, perdagangan dan industri dasar.

Dari data RTI, sebanyak 88 saham dibuka naik, 68 saham dibuka turun dan 84 saham dibuka tetap. Aksi jual investor asing terus marak. Di semua papan perdagangan, net foreign sell mencapai Rp 8,9 miliar. Sedangkan net foreign sell di pasar reguler mencapai Rp 8,5 miliar. Pelemahan IHSG seiring melemahnya bursa global akibat suhu politik yang memanas jelang pilpres di AS serta melemahnya harga minyak mentah dunia akibat naiknya pasokan.

Indeks S&P 500 ditutup turun, penurunan dalam tujuh sesi berturut-turut, pada perdagangan Rabu waktu setempat di New York, Amerika Serikat (AS) atau Kamis waktu Indonesia. Sesi penurunan indeks S&P 500 ini merupakan yang terlama selama lima tahun terakhir. Hal ini seiring sinyal Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga acuan di Desember, serta ketidakpastian pemilu di AS. Indeks S&P 500 turun 13,78 poin atau turun 0,65 persen ke level 2.097,94. Indeks S&P 500 berada di level di bawah 2.100 untuk pertama kali sejak 27 Juli 2016.

Indeks Dow Jones turun 77,46 poin atau turun 0,43 persen ke level 17.959,64. Sedangkan indeks Nasdaq turun 48,01 poin atau turun 0,93 persen ke level 5.105,57. Dari pasar spot Bloomberg, rupiah pada pagi ini dibuka menguat 7 poin ke level 13.050 setelah pada penutupan perdagangan di Rabu ditutup di level 13.057.***

Komentar

Loading...