Breaking News

Ibadah Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban, Ini Intruksi MPU Aceh

Ibadah Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban, Ini Intruksi MPU Aceh
Ketua MPU Aceh, Tengku Faisal Ali
Rubrik

Banda Aceh | Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan keputusan terkait pelaksana Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah dan penyembelihan hewan qurban, saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro level 4 di Banda Aceh.

Tausyiah MPU Aceh Nomor 5 Tahun 2021/M/1442, tentang pelaksaan ibadah Idul Adha menyebut mengenai penyembelihan hewan qurban dan pelaksaan kegiatan keagamaan lainnya.

Keputusan ini ditandatangani Ketua MPU Aceh, Tengku Faisal Ali, tangal 8 Juli 2021, mementum agung dan sebagai simbol ketakwaan serta kecintaan kepada Allah SWT.

Selain itu masih ada polemik tentang pelaksanaan ibadah Idul Adha, penyembelihan hewan qurban dan kegiatan keagamaan lainnya.

Mengingat minimnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap masalah kesehatan, yang berdampak pada terabainya aturan dan ketentuan protokol kesehatan. MPU memutuskan, setiap komponen masyarakat untuk menyambut Idul Adha dengan tetap melaksanakan ibadah Shalat Ied dan penyembelihan hewan qurban sabagai wujud rasa syukur dan kepeduliaan untuk sesama.

Selain itu, meminta pengurus mesjid untuk mengatur pelaksanaan Shalat Ied dan Khutbah secara singkat dan padat, serta memperhatikan protokol kesehatan.

Kepada panitia penyembelihan qurban diminta untuk menyesuaikan jumlah personil, menambah tempat penyembelihan dan membagi waktu penyembelihan menjadi 2, 3 dan 4 hari.

Selanjutnya diminta kepada seluruh komponen masyarakat untuk mengumandangkan takbir di masjid, tempat ibadah kediaman masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain itu diminta kepada masyarakat yang berziarah, silaturrahmi dan kegitan lain untuk tetap memperhatikan ketentuan syariah dan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, MPU juga meminta pemerintah agar menfasilitasi pelaksanaan protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah Idul Adha, penyembelihan hewan qurban dan kegiatan keagamaan lainnya. Sehingga dapat terlaksana sesuai ketentuan syariah dan protokol kesehatan.***

Komentar

Loading...