Breaking News

Dari Aceh Hingga Bogor

Hobi Yuyun Endurance, Race dan Funbike

Hobi Yuyun Endurance, Race dan Funbike
Yuyun bersama teman mengayuh sepeda (Foto: Ist I Instagram)
Rubrik

Tak tampil dan mendampinggi Nova Iriansyah secara terbuka di depan publik. Bukan berarti Yunita Arafah (Yuyun), istri kedua Gubernur Aceh ini pasif dan berdiam diri di rumah. Ternyata, hobinya bersepeda telah menembus batas. Dari Aceh hingga Bogor, Jawa Barat. Hebat!

MODUSACEH.CO I Laiknya atlet pesepeda nasional. Yuyun pun tak alpa untuk tetap menjaga keselamatan saat “menaklukkan” aspal hitam alias bersepeda jalan raya. 

Lihatlah, mulai dari pengaman kepala (helm), kaca mata hitam hingga pakaian yang dia dikenakan. Semua sesuai standar yang disyaratkan.

Jangan tanya harga. Kabarnya, sepeda yang diduduki Yuyun merupakan produk luar negeri dengan banrol Rp150 juta. Soal sepatu dan pakaian yang dikenakan, juga setelah tiga uang; bermerek!

20210309-sepedaok

(Foto: Ist I Instagram)

Ini tentu saja kontras dengan penghasilannya sebagai akademisi (dosen) di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. Tapi ya itu tadi, karena statusnya sebagai istri kedua Gubernur Aceh Nova Iriansyah, maka semua fasilitas menjadi pantas untuk dinikmati. Ibarat pepatah; kalau bisa saat ini, untuk apa tunggu sampai besok!

“Ya, harganya jutaan juga lah,” sebut sumber yang mengaku dekat dengan Yuyun pada media ini, Jumat pekan lalu di Banda Aceh. Itu dilakukan Yuyun pada berbagai tempat. Mulai dari Aceh hingga Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Di sisi lain, bisa jadi inilah cara Nova Iriansyah untuk berbagi waktu, peran dan kasih sayang kepada kedua istri tercintanya, yang sama-sama masih tercatat sebagai akademisi (dosen) Universitas Syiah Kuala (USK).  

Tentu saja dengan berbagai fasilitas lain. Termasuk mobil mewah yang diduga seharga  Rp2,5 miliar serta biaya “permak” kecantikan.

Untuk istri pertama, Dyah Erti Idawati misalnya, Nova memberi peran lebih untuk terlibat dalam pemerintahan. Termasuk memanggil dan memberi arahan kepada sejumlah kepala dinas (SKPA).

Ini wajar sebab Dyah berposisi sebagai Ketua Tim Pengerak PKK, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Aceh serta pembina Dharma Wanita Provinsi (DWP) Aceh.

Tapi, dalam berbagai waktu dan kesempatan, peran tadi juga banyak dikeluhkan para pejabat setingkat kepala bidang (Kabid) dan kepada dinas (SKPA).

“Sejak saya PNS hingga mau pensiun tahun depan. Baru kali ini saya temui dan hadapi seorang istri Gubernur Aceh seperti Dyah,” keluh salah satu pejabat di jajaran Pemerintah Aceh, Kamis pekan lalu di Banda Aceh.

Dia mengaku, kiprah Dyah memang relatif berbeda dengan istri Gubernur Aceh terdahulu. Baik era Ibrahim Hasan, Syamsuddin Mahmud, Abdullah Puteh, Azwar Abu Bakar. Bahkan Darwati A.Gani (istri Irwandi Yusuf).

Bisa jadi, semua itu dipengaruhi dari latarnya sebagai seorang akademisi.

Sementara itu, walau berkiprah di luar Pendopo Blang Padang, Banda Aceh. Tak berarti Yuyun tersisih dan terpinggirkan.

Diduga, dalam banyak kebijakan, Nova juga melibatkan Yuyun sebelum mengambil keputusan. Misal, soal mutasi. “Memang, akhir-akhirnya Bu Yuyun diduga juga sudah ikut menentukan beberapa pejabat eselon II dan III,” ungkap sumber tadi.

20210309-sepeda3

(Foto: Ist I Instagram)

Itu sebabnya,  bila ada waktu luang atau kebetulan dinas luar kota. Sesekali Nova pun mengayuh sepeda bareng Yuyun.

“Ya, ada beberapa kali Pak Gub bersama Yuyun bersepeda di Takengon, Meulaboh, Aceh Jaya dan Nagan Raya,” ujar sumber yang tak mau ditulis namanya ini.

Lantas, bagaimana jika Nova tak memiliki waktu untuk gowes bareng? “Bu Yuyun biasanya bersama teman-teman, sesama dosen Unsyiah. Salah satunya Nizarli, mantan Kepala ULP yang juga dosen Fakultas Teknik,” jelas sumber tadi. Alamak! (selengkapnya baca edisi cetak, beredar mulai Rabu, 10 Maret 2021).***

Komentar

Loading...