Bimtek Partai Gerindra Aceh

Ir.HT.A Khalid: Media Pers Mitra dan Nafas Politisi

Ir.HT.A Khalid: Media Pers Mitra dan Nafas Politisi
Ketua DPD Gerindra Aceh, TA. Khalid menjadi salah satu pemateri pada acara Bimtek di Hotel Hermes Banda Aceh.

Banda Aceh | Partai Gerindra Aceh menggelar acara Bimbingan Teknis (Bintek) dengan tema: Sinergitas Media Pers, Meraih Mandat Politik Rakyat, di Hermes Hotel, Jalan T. Panglima Nyak Makam Banda Aceh, 21 November 2020.

Acara dipandu Safaruddin, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Gerindra, dengan pemateri Ir. H.T.A. Khalid, MM, Ketua DPD Gerindra Aceh yang juga anggota Komisi IV DPR RI.

Bimtek ini dihadiri anggota  DPRA dan DPRK Partai Gerindra seluruh Aceh.

Menurut T.A. Khalid, anggota dewan dituntut untuk bisa berkomunikasi dengan baik di berbagai media.

Selain itu sebagai pejabat publik, harus memahami kondisi politik dan kondisi media, sebab media bagi politisi merupakan nafas dan mitra.

"Sebagai pimpinan partai saya wajib bertanggungjawab agar semua pejabat publik, khususnya dari Partai Gerindra memahami kondisi politik, dsn media. Karena media bagi politisi itu nafas, media bagi politisi itu adalah mitra. Ketika seorang politisi tidak bisa berkomunikasi dengan media maka dia tidak bisa bermitra," ungkap T.A. Khalid pada media ini seusai mengisi acara.

Menurutnya, para anggota Partai Gerindra di Aceh telah berada pada posisi memahami komunikasi politik dengan baik. Namun acara tersebut merupakan upaya untuk mengupgrade kapasitas kader Gerindra baik di DPRA, maupun di DPRK agar lebih bisa mengoptimalisasi diri dalam berkomunikasi terhadap publik.

Alasannya, masyarakat dewasa ini telah melek terhadap media, sehingga para kader Gerindra diharapkan mampu menyampaikan gagasan dan ide-ide pembangunan melalui media.

Komunikasi publik yang dimaksud tidak hanya melalui media pers, namun juga berbentuk media sosial, media lainnya, dan kecakapan dalam berbicara.

Apakah semua ini sebagai bentuk mempersiapkan kader menuju Pilkada 2022 mendatang? Tanya media ini.

"Tidak. Bagi Gerindra itu harus selalu siap, baik Pilkada 2022 maupun pemilihan-pemilihan berikutnya. Partai harus mengupgrade kader-kadernya menjadi putra-putri terbaik untuk jadi pemimpin masa depan," jelas T.A. Khalid.

Pemegang tampuk Gerindra di Aceh ini berharap, amanah yang telah diberikan kepada kader Gerindra baik di DPRK maupun DPRA, harus mampu mengoptimalisasi diri menjadi pejabat publik.

Kecuali itu jangan mengecewakan pemilih dan orang yang diwakilinya, pesan T.A. Khalid.***

Komentar

Loading...