Eksepsi DPA Partai Aceh Diterima

Gugatan Syahrul Syamaun Kandas di PN Banda Aceh

Gugatan Syahrul Syamaun Kandas di PN Banda Aceh

Banda Aceh | Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, menolak gugatan Syahrul Bin Syamaun alias Apa Syahrul, mantan Ketua DPW Partai Aceh, Kabupaten Aceh Timur terhadap Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA).

Penolakan itu disampaikan pada putusan akhir persidangan gugatan tersebut, Rabu, 12 Agustus 2020 di PN Banda Aceh.

“Menerima eksepsi tergugat dan menyatakan gugatan penggugat Syahrul Bin Syamaun ditolak,” kata Ketua Majelis Hakim Mukhlis SH, sambil mengetuk palu.

Sebelumnya,melalui kuasa hukumnya Muhammad Reza Maulana, Syahrul bin Syamaun alias Apa Syahrul mengajukan gugatan terhadap Ketua Umum DPA PA, H. Muzakir Manaf, H. Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), Sekjen Partai Aceh dan Plt. Ketua DPW Partai Aceh, Kabupaten Aceh Timur Zulfazli Ayub alias Kupiah Seuke.

20200812-syahrul

Syahrul Bin Syamaun (Foto: Dok.MODUSACEH.CO)

Dasar pertimbangan majelis hakim adalah, gugatan Syahrul masih menjadi ranahnya internal partai politik. Terutama Majelis Tuha Peut, DPA Partai Aceh. "Saat pemberhentian itu sedang berproses di Majelis Tuha Peut, penggugat mengajukan gugatannya, tanpa menunggu hasil. Karena itu, kami menilai gugatan penggugat prematur," ungkap Ketua Tim Kuasa Hukum DPA Partai Aceh, Abdullah Saleh, SH didampainggi Fauzi SH dan Lukman SH, menyambut baik putusan Majelis Hakim PN Banda Aceh.

Dia berpendapat, putusan tersebut sudah tepat dan sesuai eksepsi yang diajukan dia bersama rekan-rekan.

Abdullah Saleh mengakui, kewenangan penyelesaian perselisihan kepengurusan dalam satu partai, merupakan kewenangan Mahkamah Partai, dan itu adalah ketetapan yang telah diatur dalam Undang-Undang Partai Politik serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Aceh.

“Dengan demikian perkara ini telah selesai, dan jika penggugat berkeberatan terhadap putusan tersebut dapat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

“Kami belum tentukan sikap dan akan berkonsultasi dulu dengan klain kami yang itu Apa Syahrul,” kata Muhammad Reza Maulana, kuasa hukum Syahrul Syamaun. (selengkapnya baca edisi cetak).***

Komentar

Loading...