Seleksi Calon Manajemen BPKS Berakhir

Gawat! Semua tak Penuhi Syarat Batas Nilai Maksimal

Gawat! Semua tak Penuhi Syarat Batas Nilai Maksimal
T. Ahmad Dadek (Foto: Dok. MODUSACEH.CO)
Rubrik

T. Ahmad Dadek: Nanti akan kita pikir dengan sistem hunting head. Kami panggil yang dianggap kualifaid untuk kita test secara profesional head to head.

Banda Aceh | Bagai panas terik di tengah hujan rintik. Begitulah kondisi yang dihadapi sejumlah calon kepala dan wakil kepala BPKS saat ini.

Bayangkan, hasrat mereka untuk memimpin lembaga non struktural itu pupus sudah. Ini sejalan dengan hasil yang mereka peroleh.

Ternyata, tak satu pun calon menejemen BPKS yang telah mengikuti seleksi, memenuhi syarat maksimal atau memiliki total nilai ambang batas minimal 80.

Keputusan itu diperoleh, sesuai pengumuman Nomor: 04/TIMSEL/BPKS/2020, tanggal 30 Maret 2020, tentang hasil seleksi calon manajemen BPKS yang diperoleh media ini, Rabu siang di Banda Aceh. Surat ini ditandatangani Ketua Tim Seleksi, T. Ahmad Dadek.

Sebelumnya, ada 15 orang yang menjadi calon kepala dan wakil kepala BPKS. Salah satunya Ismail Rasyid yang akhirnya mengundurkan diri.

Selain itu, ada nama Zulfikar Syahabuddyn, Faisal Arsofyano, Usman Arifin, Fachrulsyah, Sayuti Malik, Ismail Rasyid, Zamzami, Fauzi Umar, Ridha Amri, Islamuddin, Asrul Abbas, Muhammad Ikhsan, Nasruddin AWL, Agus Salim dan Sandra Parulian.

Nah, apakah akan dibuka seleksi ulang? Asisten II Setda Aceh T. Ahmad Dadek mengaku sedang dalam pertimbangan.

“Kami pertimbangkan suasana dulu. Tidak mudah mencari Kepala BPKS yang profesional sesuai standar. Nanti akan kita pikir dengan sistem hunting head. Kami panggil yang dianggap kualifaid untuk kita test secara profesional head to head. Tapi ini masih rencana belum kami konsultasi dengan Plt. Gubernur Aceh,” jelas T. Ahmad Dadek, Rabu siang di Banda Aceh.***

Komentar

Loading...