Breaking News

Tingkatkan Konektivitas Bisnis

Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan Pagi di Aceh

Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan Pagi di Aceh
Keberangkatan perdana penumpang Garuda Indonesia untuk jadwal penerbangan pukul 10.45 WIB tujuan Banda Aceh-Jakarta (Foto: antaranews.com)
Rubrik
Sumber
antaranews.com

Banda Aceh | Meningkatnya jumlah warga terpapar Covid-19 di Aceh, ternyata tak menyurutkan tekad Maskapai Garuda Indonesia, untuk kembali menambah frekuensi penerbangan di provinsi ini.

Alasannya, sebagai upaya meningkatkan pelayanan transportasi dan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

Seperti diwartakan antaranews.com, Rabu, 2 September 2020, Manager Sales and Services Garuda Indonesia Banda Aceh, Widya Kurniawan Putra mengatakan. “Kehadiran penerbangan pagi yang berangkat pukul 10.45 WIB Banda Aceh-Jakarta juga bagian meningkatkan konektivitas bisnis dan kegiatan dengan provinsi lainnya,” sebutnya di Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu.

Penjelasan ini diucapkan di sela-sela menyambut dan melepas keberangkatan perdana penumpang Garuda Indonesia untuk jadwal penerbangan pukul 10.45 WIB tujuan Banda Aceh-Jakarta di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar.

Dia menyebut, untuk penumpang yang datang dalam penerbangan perdana GA142 sebanyak 28 orang dan untuk yang berangkat GA143 sebanyak 32 orang.

Untuk penambahan frekuensi tersebut katanya, Garuda Indonesia akan terbang dalam seminggu empat kali, khusus pagi yakni pada Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

Sedangkan untuk penerbangan sore yakni pukul 15.40 WIB tujuan Banda Aceh-Jakarta sudah aktif terbang setiap hari guna melayani masyarakat untuk bepergian ke luar daerah dalam melaksanakan aktivitas.

Masih kata Widya, dalam memberikan kenyamanan dan memotong mata rantai COVID-19, Garuda Indonesia juga mengurangi kapasitas penumpang dari maksimal 162 penumpang menjadi 106 penumpang.

“Artinya, tempat duduk tengah dikosongkan dan ini juga bagian memberikan kenyamanan kepada penumpang serta menerapkan protokol kesehatan yakni menjaga jarak” katanya.

Ia juga mengatakan tingkat keterisian pesawat juga mengalami peningkatan seiring adanya kebijakan relaksasi dari pemerintah. “Garuda sangat komit untuk menjalankan protokol kesehatan dalam upaya memotong mata rantai COVID-19,” ucap dia.***

Komentar

Loading...