Gagal Ginjal Kronis, Jihan Syahira Terbaring Lemah di RS Simeulue

Gagal Ginjal Kronis, Jihan Syahira Terbaring Lemah di RS Simeulue

Simeulue | Jihan Syahira (9) tidak seberuntung anak lain yang seusianya. Bayangkan, diusia masih sangat muda ia harus terbaring lemas di rumah sakit akibat penyakit gagal ginjal kronis yang dideritanya.

Jihan anak dari pasangan Misda Suheri dan Lastriana, asal Desa Tameng, Kecamatan Salang, Kabupaten Simeulue itu, saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum (RS) Simeulue, kondisinya sangat memperihatinkan.

Lihat saja, diusianya yang sudah 9 tahun itu, ia hanya memiliki berat badan tidak lebih dari sepuluh kilo gram. Selain itu, badannya terlihat kurus kering, tidak bisa banyak bicara, juga sangat sulit untuk menggerakkan badannya.

"Anak saya ini mulai sakit sejak 2018 lalu. Sudah tiga kali dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh, namun hingga kini belum terlihat ada tanda-tanda kesembuhannya," ujar Lastriana, Ibu Jihan, Senin, 21/10/2019.

Dikatakan Lastriana, anak keempatnya itu awalnya menderita penyakit usus buntu. Belakangan berdasarkan diagnosa dokter anaknya menderita penyakit gagal ginjal kronis.

Saat ini pihaknya sangat berharap anaknya bisa sembuh dan kembali beraktifitas seperti biasa. "Jihan ini masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), tidak sekolah lagi sejak ia menderita sakit," ucap Lastriana.

Drg Farhan, Direktur Rumah Sakit Umum Simeulue saat melihat kondisi Jihan mengatakan. Pihaknya hanya menjaga kondisi gizi pasien agar tidak turun, dengan melakukan pengecekan oleh perawat secara rutin.

Selain itu meminta pada keluarga pasien agar merujuk Jihan ke rumah sakit di luar Simeulue guna mendapat penanganan yang lebih baik.

"Kita hanya menjaga gizinya agar tidak turun dari saat ini, selebihnya kita menyarankan agar Jihan ini dirawat ke RS yang ada di luar Simeulue. Terkait dengan apa yang dibutuhkan dari RS Simeulue ini kami siap membantu," papar Farhan.***

Komentar

Loading...