Rapat Paripurna  Hak Interpelasi DPRA

Fraksi Partai Aceh Apresiasi Kehadiran Nova Iriansyah

Fraksi Partai Aceh Apresiasi Kehadiran Nova Iriansyah
Ketua F-PA Iskandar Usman Al-Farlaky
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Sidang Paripurna Istimewa kedua, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), mendengarkan jawaban Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, terhadap hak interpelasi DPRA, Kamis, (28/06/2018) belum berakhir.

Sebab, usai Badan Musyawarah (Banmus), DPR Aceh menyepakati melanjutkan sidang paripurna sama, pada Senin (02/06/2018). Alasannya, DPR Aceh masih memerlukan penjelasan lanjutan dari Irwandi Yusuf, terhadap jawaban Gubernur Aceh yang dibacakan Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Begitupun, Fraksi Partai Aceh (PA) DPR Aceh, mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur Aceh itu, karena Nova Iriansyah telah hadir dalam Rapat Paripurna DPRA  dengan sangat elegan dan terbuka. Dia menjawab hak interpelasi DPR Aceh mewakili Gubernur Aceh, Kamis (28/06/2018) dalam suasana penuh pengertian.

"Sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi DPRA, sesuai perintah perundang-undangan. Seharusnya Gubernur Irwandi hadir tanpa diwakili untuk menyampaikan jawaban atas hak interpelasi DPR Aceh. Pun demikian, kami mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur Aceh dalam paripurna ini. Walau hanya membaca jawaban tertulis Irwandi, tapi Wagub mampu membaca suasana batin anggota DPRA, "kata Ketua Fraksi PA Iskandar Usman Al-Farlaky, pada media ini, Kamis (28/06/2018) malam.

Lanjut pria asal Aceh Timur itu, Fraksi PA berharap pada sidang paripurna mendatang (Senin 2 Juli 2018), Gubernur Aceh bisa hadir. Alasan alumni Fakultas Syariah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh itu, karena ada sejumlah pertanyaan krusial  anggota DPRA yang berkembang dalam paripurna, Kamis kemarin, yang harus dijawab Irwandi. Pertanyaan tersebut harus dijawab langsung Gubernur Irwandi.  

"Kita ketahui dan pahami bersama, ada pertanyaan bersifat pribadi yang tak bisa dijawab dan jelaskan oleh Wagub," urai Iskandar.

Itu sebabnya tegas Iskandar Usman Al-Farlaky, kehadiran dan jawaban langsung dari Gubernur Aceh tentu sangat menentukan kesimpulan akhir dari pelaksanaan hak interpelasi DPR Aceh ini.***

Komentar

Loading...