Breaking News

Terkait Dana Gampong di Pidie

Enam Gampong Dilaporkan ke Kejati Aceh, Kejari Panggil Keuchik

Enam Gampong Dilaporkan ke Kejati Aceh, Kejari Panggil Keuchik
Efendi.

Sigli | Diduga ada kesalahan pengelolaan dana gampong, sejumlah warga melaporkan keuchik ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh. Sehingga Kejaksaan Negeri, (Kejari) Pidie panggil sejumlah keuchik. Ada enam gampong yang dilaporkan warga dalam Kabupaten Pidie.

Kepala Kejaksaan Negeri Pidie, Efendi, SH, kepada MODUSACEH.CO, Kamis (6/2/2020) mengatakan. Keenam gampong yang dilaporkan itu antara lain, Gampong Raya Uteu Pidie, Gampong Gajah Kecamatan Mutiara, Gampong Bantaiyan Kecamatan Kembang Tanjong, Dayah Tidiek, Blang Tidik dan Gampong Bale Baroh Keumangan Kecamatan Mutiara. "Jadi bukan ke kita dilaporkan, tetapi ke Kejati Aceh," jelasnya.

Masih dengan Kajari, pihaknya hanya menerima surat dari Kejati Aceh untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Sehingga memanggil keuchik untuk dimintai keterangan serta laporan penggunaan dana gampong. "Kita masih mempelajari persoalan ini, apakah ada kerugian negara," kata Efendi.

Selanjutnya kata Kajari, pihaknya tetap memanggil 6 keuchik, sebatas permintaan data dan keterangan. Pihaknya masih mencari apa ada peristiwa hukum dan akan dipelajari kembali laporan tersebut, jika perlu akan dipanggil kembali untuk menjelaskan terkait penggunaan dana gampong.

"Jadi para keuchik jangan khawatir, ini hanya sebatas meminta keterangan dan data saja," papar Efendi.

Karena itu sebut Efendi, para keuchik tersebut belum tentu melakukan kesalahan dalam pengelolaan dana gampong. Sebab baru sebatas laporan dan pihaknya masih mempelajari laporan tersebut sesuai arahan dari Kajati Aceh.

"Saya rasa belum tentu keuchik melakukan kesalahan, bisa jadi administrasi pertanggung jawaban yang salah," ungkap Kajari Pidie, Efendi.***

Komentar

Loading...