Empat Kurir Diringkus, Tim Opsnal Satresnarkoba Lhokseumawe Amankan 9 Kg Sabu

Empat Kurir Diringkus, Tim Opsnal Satresnarkoba Lhokseumawe Amankan 9 Kg Sabu
Konferensi pers Polres Lhokseumawe dalam penangkapan 4 tersangka dengan mengamankan 9.4 kilogram. (Foto: Taufiq Hidayatullah)
Penulis
Sumber
Taufiq Hidayatullah Reporter Lhokseumawe/Aceh Utara

Lhokseumawe | Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lhokseumawe berhasil meringkus empat tersangka kurir narkotika jenis sabu-sabu, dan mengamankan 9,4 kilogram barang bukti di kawasan Blang Pulo serta pinggir pantai area industri PT Arun Blang Lancang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Adapun tersangka yang diamankan tersebut yaitu berinisial DS (38), TA (59) dan R (36) warga Kecamatan Muara Satu serta AS (33) warga Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (18/11/2021) mengatakan, menurut pengakuan tersangka AS mendapatkan barang haram dalam sebuah plastik hitam besar yang berisikan 9 bungkus teh China warna hijau bertuliskan Guanywang yang secara tidak sengaja terdampar di bibir pantai area industri PT Arun. 

"Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas di lapangan adalah narkotika jenis sabu seberat 9,4 kilogram, satu unit hp andorid merek Vivo dan satu unit kendaraan jenis matic," ujarnya.

Kronologis kejadian kata Kapolres, pada Sabtu (13/11), Tim Satresnarkoba Polres Lhokseumawe mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka DS memperjualbelikan barang haram tersebut. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap DS. "Dari tersangka DS, tim kita mengamankan dua bungkus barang bukti sabu-sabu," sebutnya.

Kemudian lanjut AKBP Eko Hartanto, tim melakukan pengembangan, tersangka DS mengaku sabu-sabu dimaksud diperoleh secara estafet dari pelaku TA, pelaku R, dan pelaku AS. Dari hasil pengembangan kasus tersebut, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Lhokseumawe, Iptu Muhammad Hadimas berhasil membekuk tiga tersangka lainnya, TA, R dan AS di seputaran Muara Satu.

Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti lain yang disembunyikan di semak-semak di bawah pasir di pinggir pantai areal industri PT Arun. "Dua bungkus sabu tadi diterima dari Tersangka AS dan akan dijual ke orang lain di Lhokseumawe senilai Rp 200 juta," ujarnya.

Selanjutnya, ke empat tersangka dan seluruh barang bukti diboyong ke Mapolres setempat untuk penyelidikan lebih lanjut. Terhadap tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati dan denda Rp 10 miliar.

Terkait narkotika dengan modus teh cina yang terus beredar di kawasan pesisir Aceh, bahwa AKBP Eko Hartanto akan melaporkan ke pimpinan untuk dapat menindaklanjuti modus tersebut dengan bekerjasama dengan TNI.***

Komentar

Loading...