Warga Aceh Diminta tak Keluar Rumah dan Berlaku Jam Malam

Eeh, Tujuh Pekerja WNA Asal Cina Malah Masuk Melalui Bandara SIM

Eeh, Tujuh Pekerja WNA Asal Cina Malah Masuk Melalui Bandara SIM
Tujuh pekerja WNA asal Cina tiba di Bandara SIM (Foto: Ist)
Rubrik

Banda Aceh | Meski warga Aceh diminta untuk tidak keluar rumah. Bahkan, telah diberlakukan jam malam dari pukul 20.30 WIB hingga 05.30 WIB. Tak berarti pintu masuk Aceh menjadi tertutup.

Buktinya, selain warga Aceh di perantuan yang terus kembali melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Juga ada tujun warga negara asing (WNA) asal Cina, juga mendarat di bandara tersebut.

Sumber media ini mengungkapkan, ketujuh WNA asal Tiongkok itu mendarat 31 Maret 2020, sekira pukul 16.00 WIB  di Bandara SIM dengan maskapai Lion Air JT306, dari Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

Begitu tiba, mereka dilakukan pengecekan suhu tubuh dan tidak ditemukan adanya gejala demam. Ketujuh WNA Tiongkok tersebut, merupakan pekerja pada proyek pembangunan PLTU ¾, Desa Suak Puntong, Kabupaten Nagan Raya.

Sekitar pukul 16.15 WIB, rombongan meninggalkan Bandara SIM, menggunakan 1 unit mobil jenis Innova Reborn putih Nopol BL 1199 VC, menuju Nagan Raya.

Sumber tadi menjelaskan, Umriansyah, anggota Imigrasi Kelas I Banda Aceh mengaku. Sekitar pukul 21.00 WIB, tujuh  WNA tersebut tiba di Mess Tian Jhin Desa Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.

Lalu, seluruh WNA diperiksa tim gabungan dari Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh dan Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Nagan Raya. Hasil pemeriksaan kesehatan, seluruh WNA memiliki suhu tubuh normal.

Namun, kehadiran WNA itu ditolak warga Desa Langkak dan mereka diminta untuk keluar dari desa tersebut, menuju ke Mess PLTU 3.4 Nagan Raya di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya.

Sekitar pukul 00.00 WIB, seluruh WNA tersebut tiba di PLTU 3.4, Desa Suak Puntong. Namun, karena ada peraturan gampong yang melarang WNA untuk keluar masuk lokasi proyek, dengan alasan kesehatan sehingga tidak menimbulkan keresahan warga sekitar.

Nah, pukul 01.40 WIB, seluruh WNA tersebut diberangkatkan dari PLTU 3-4 Nagan Raya menuju Banda Aceh, didampingi pihak Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh dengan menggunakan 3 kendaraan, yaitu LGX Nopol BL 162 EB, Mobil Avanza Nopol BL 1198 EE, dan Mobil Inova Rebon hitam BK 1610 AAQ.

Rencananya, ketujuh WNA Tiongkok tadi akan diberangkatkan kembali ke Medan, hari ini (1 April 2020), melalui Bandara SIM Aceh. Keberangkatan rombongan akan didampingi pihak Imigrasi kelas II Non TPI Meulaboh.

Ada juga beredar informasi bahwa, seluruh WNA Tiongkok yang baru datang itu, merupakan WNA yang sudah satu tahun terakhir bekerja di proyek Meikarta Jakarta. Selanjutnya direncanakan akan bekerja di PLTU 3.4 yang merupakan bagian dari Subkon PT. Tianjin.

Itu sebabnya, hasil kesepakatan Tim Gugus Tugas Covid 19 Nagan Raya dengan warga Desa Langkak dan Desa Suak Puntong Nagan Raya, seluruh WNA diarahkan untuk keluar dari wilayah Nagan Raya, untuk menghindari keresahan warga sekitar.

Lantas, benarkah ketujuh WNA tadi telah meninggalkan Aceh melalui Bandara SIM Aceh? Ini yang perlu dipantau.

Inilah Tujuh WNA Asal Tiongkok Yang Mendarat di Bandara SIM

  • JISHENG LI (laki-laki), lahir di Henan, 3 Januari 1970, asal Cina. Nomor paspor G 5705417 1 dan masa berlaku 3 Januari 2022.
  • Zhang Wenting (laki-laki), lahir di Henan, 16 September 1970, asal Cina.  Nomor paspor ED 8339142 dan masa berlaku 23 Juli 2028.
  • Zhad Songmei (laki-laki), lahir Henan, 21 Januari 1970, asal Cina. Nomor paspor  E45375640 dan masa berlaku 16 Maret 2025.
  • Sun Weifang (laki-laki),  lahir di Henan, 10 Maret 1972, asal Cina. Nomor paspor  EC2937998 dan masa berlaku 7 Februari 2028.
  • Wang Hongyu (laki-laki), lahir di Henan, 16 Desember 1974, asal Cina. Nomor paspor  E39638958 dan masa berlaku 7 Desember 2024.
  • Jia Gongzuo (laki–laki), lahir di Henan, 10 Juni 1975, asal Cina.  Nomor paspor  EF4631173 dan masa berlaku 20 Februari 2029.
  • Zhuang Wen Shng (laki–laki) lahir di Hena, 22 September 1964, asal Tiongkok. Nomor paspor E50038062 dan masa berlaku 27 April 2025.***

Komentar

Loading...