Pencuri Kartu Perdana Tertangkap

Eeh, Ternyata Karyawan Sendiri

Eeh, Ternyata Karyawan Sendiri
tribratanewsaceh.com

Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Johan Pahlawan Polres Aceh Barat, berhasil mengamankan IW, yang diduga pelaku Pencuarian Kartu Perdana di Telkomsel Distribution Center (Kantor Pusat Distribusi Kartu Telkomsel), Rabu (05/10/16). Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo N, Sik melalui Kapolsek Johan Pahlawan AKP Sri Sunarti membenarkan hal ini. ”Kami telah mengamankan seorang Pelaku yang berinisial IW di Desa Seneubok Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, Penangkapan ini berdasarkan laporan dari Masyarakat,” jelasnya. Tersangka merupakan karyawan perusahaan setempat.

Seperti diwartakan tribratanewsaceh.com hari ini. Pelaku menjual hasil curiannya pada salah satu penampung yang berada di Takengon Aceh Tengah dan uang penjualan kartu tersebut Rp 35 juta telah di transfer ke rekening tersangka. Itu sebabnya, polisi berhasil mengendus dan mengantongi identitas dua tersangka lainnya. “Masih dalam pengejaran petugas dan statusnya masih DPO Kepolisian,” tambah AKP Sri Sunarti.

Kontributor MODUSACEH.CO di Meulaboh melaporkan. Senin (3/10) sekitar pukul 07.00 WIB, Kantor Telkomsel Distribution Center (Kantor Pusat Distribusi Kartu Telkomsel) wilayah pantai barat-selatan Aceh, di ruas Jalan Manekroo, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dibobol maling. Akibatnya, perusahaan telekomunikasi selular itu rugi Rp 731 juta lebih. Kerugian tersebut ditaksir berdasarkan kalkulasi lebih dari 19.000 kartu perdana milik Telkomsel dengan isi paket pulsa antara Rp 50.000 hingga Rp 100.000 berhasil dilarikan pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

Pasca insiden itu, gudang penyimpanan belasan ribu kartu perdana tersebut diobrak-abrik pelaku. Kartu-kartu itu baru beberapa hari lalu didatangkan ke kantor tersebut. Tak hanya itu, perangkat recorder (perekam) CCTV yang menyimpan rekaman gambar di kantor tersebut juga raib dibawa kabur pelaku, sehingga polisi kesulitan mencari barang bukti kejadian ini. Ruang pimpinan kantor Telkomsel itu pun tidak luput dari sasaran pelaku, ikut diobrak-abrik.

Begitu mendapat informasi, polisi dari Mapolres Aceh Barat yang mendapatkan informasi tersebut langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk penyelidikan. Saat dilakukan olah tempat kejadian, polisi juga menemukan jejak kaki pelaku. Namun, jejak tersebut belum cukup sebagai petunjuk untuk memastikan siapa pelakunya. “Kami belum bisa memastikan siapa pelakunya. Namun, kalau kita lihat dari cara pelaku bertindak, mereka tampaknya sudah sangat hafal dengan isi kantor,” kata Epi Safrizal SE, Pimpinan TDC Barat Selatan Aceh, pada media pers, Senin siang lalu.

Meski kehilangan kartu perdana senilai ratusan juta rupiah, namun pelaku gagal membawa kabur dua brankas penyimpanan uang di kantor tersebut. Pelaku juga tak merusak brankas tersebut. Epi Safrizal mengaku kasus ini telah dilaporkan kepada aparat kepolisian guna dilakukan penyelidikan untuk meringkus pelakunya. Begitupun, sepandai-pandai IW menutup aksi culasnya itu, akhirnya tertangkap juga. Kini, IW harus menghabiskan hari-harinya di ruang tahanan Polsek Johan Pahlawan, sebelum kasus ini dilimpahkan pada kejaksaan dan pengadilan setempat. ***

Komentar

Loading...