Eeh, Ada “Peran” Oknum Wartawan Dibalik Kasus Teror Terhadap Aidil

Eeh, Ada “Peran” Oknum Wartawan Dibalik Kasus Teror Terhadap Aidil
Fitriadi Lanta (Foto: Fb)
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh

Banda Aceh | Ditengah berbagai kecaman dan “kutukan” sejumlah wartawan terhadap pelaku teror dan ancaman penembakan (pembunuhan) terhadap Aidil Firmansyah, wartawan MODUSACEH.CO di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Minggu dini hari lalu.

Diam-diam, ternyata adanya juga “wartawan” abal-abal dari media siber yang tidak terdaftar di Dewan Pers, dan diduga berperan sebagai “centeng” Akrim, Direktur PT Tuah Akfi

Nama Fitriadi Lanta. Dia tercatat sebagai wartawan cakradunia.co, liputan Aceh Barat dan Nagan Raya.

Saat peristiwa “penculikan” dan teror yang dialami Aidil, dia ada di sana, bersama Akrim dan kawan-kawan.

Bahkan, wartawan yang berlebel dengan sejumlah nama aktivis LSM ini, juga ikut berbicara dan memberi nilai.

Dia katakan bahwa, berita Aidil terkait aksi demo penghadangan warga Suak Puntong dengan narasumber koordinator aksi, Muhammadi adalah tendensius dan tidak sesuai dengan keterangan Muhammadi.

Tak jelas, sebesar apa ilmu jurnalistik dan pemahaman kode etik serta  etik pers yang dimiliki Fitriadi Lanta, sehingga dia ikut memanaskan suasana malam itu.

Padahal, Aidil yang sudah lama dia kenal, meminta tolong pada dirinya. “Jangan ikut panasin Bang, tolong saya,” harap Aidil malam itu.

Harusnya, sebagai jurnalis, Fitriadi tak perlu membela Aidil, bila kurang nyaman dengan “induk semangnya’ Akrim.

Sebaliknya dia paham dan memberi masukkan kepada Akrim untuk menempuh cara-cara preman seperti itu. Misal, mengunakan hak jawab. Ini sesuai aturan atau undang-undang yang berlaku.

Sebelumnya, Pimpinan Redaksi MODUSACEH.CO, H. Muhammad Saleh telah menghubungi Pimpinan Redaksi cakradunya.com, Helmi Hass di Banda Aceh.

Shaleh, begitu akrab disapa, meminta kepada Helmi, untuk menegur Fitriadi akan tidak bertindak diluar tugas jurnalistiknya. Apalagi sempat mengancam jiwanya saat diteror Akrim.

Saat itu, Helmi mengaku akan mengkomunikasikan dengan Fitriadi. Tapi hasilnya, Fitriadi justeru menghubungi Aidil dan menyarankan untuk berdamai dengan Akrim. Ada apa?

Tak sampai di sini, Senin malam kemarin, Pimpinan Redaksi MODUSACEH.CO, H. Muhammad Saleh, menghubungi Fitriadi Lanta dan bertanya soal maksud wartawan “jenius” ini, terkait kasus yang dialami Aidil.

“Sebentar Bang, saya makan dulu. Nanti saya hubungi,” katanya di ujung telpon seluler. Namun, hingga pukul 11.00 WIB, Selasa hari ini, Fitriadi Lanta tak lagi menghubungi Pimpinan Redaksi MODUSACEH.CO, H. Muhammad Saleh, untuk menjelaskan perannya dalam peristiwa tersebut.***

Komentar

Loading...