Dugaan Korupsi Dana Desa Jawi Dilaporkan ke Polres Aceh Barat

Dugaan Korupsi Dana Desa Jawi Dilaporkan ke Polres Aceh Barat
Edy Syah Putra (kanan) menyerahkan laporan ke Kasat Reskrim Polres Aceh Barat. Foto: dok.
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Didampingi belasan masyarakat, GeRAK Aceh Barat melaporkan dugaan korupsi dana Desa Jawi, Kecamatan Woyla ke Polres Aceh Barat, Kamis (26/04/2018). Laporan dugaan rasuah tersebut, diserahkan Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edy Syah Putra dan diterima Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, AKP Marzuki, di ruang unit Tindak Pidana Korupsi, Jalan Swadaya, Kecamatan Johan Pahlawan, Polres Aceh Barat. Barang bukti yang ikut diserahkan  berupa dokumen hasil audit Inspektorat Aceh Barat dengan nomor: 700/08/LHAKs-INS/2018 tertanggal 7 Februari 2018.

GeRAK Aceh Barat Edy Syah Putra pada media ini, Kamis (26/04) sore mengatakan, selain dilaporkan ke Polres Aceh Barat, juga dugaan rasuah itu diteruskan pada Bupati Aceh Barat. Dalam surat bernomor istimewa mengatasnamakan warga Gampong Jawi, Kecamatan Woyla, meminta Bupati Aceh Barat untuk memanggil Kepala Desa bersangkutan, guna menyelesaikan permasalahan dimaksud, untuk dibayar sesuai hasil audit Inspektorat.

Menurut Edy, berdasarkan dokumen Inspektorat dari tahun anggaran 2015, 2016, dan 2017, potensi uang bermasalah, itu mencapai Rp 400 juta lebih. “Totalnya setelah kita hitung dari 2015 sampai 2017 sekitar Rp 439 juta,” ujar Edy.

Selain Desa Jawi, dugaan yang sama juga pernah dilaporkan. Berdasarkan surat Gampong Pulo Teungoh, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, nomor: 500/066/2017 perihal pengaduan, tertanggal 28 Juli 2017, juga pernah mengirim surat ke Polres Aceh Barat. Dalam surat tersebut, dijelaskan ada dugaan penggelapan dana desa mencapai Rp 100 juta lebih. Surat yang ditembuskan ke Polda Aceh itu, juga ikut menyebut LHAKs Inspektorat, Nomor: 700/06/LHAKs-INS/2016 tanggal 13 Mei 2016.

Sementara Kasat Reskrim Polres Aceh Barat AKP Marzuki, Kamis (26/04) sore mengatakan, kasus dugaan penggelapan dana Desa Pulo Teungoh sedang didalami, berdasarkan bukti-bukti yang ada. “Semua sedang kita dalami,” ujar Kasat Reskrim, AKP Marzuki.***

Komentar

Loading...