Dua Pelaku Pencemaran Nama Baik Muhammadiyah Dilaporkan ke Polisi

Dua Pelaku Pencemaran Nama Baik Muhammadiyah Dilaporkan ke Polisi

Bireuen | Lantaran menebar kebencian di media sosial (facebook) dan media online yang diduga mencemarkan nama baik Organisasi Muahammadiyah, YS dan Af dilaporkan ke polisi oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Muhammadiyah Kabupaten Bireuen, usai shalat Jumat (19/10/2018).

Laporan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Muhammadiyah Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A. Latif, Sp.OG dan unsur pimpinan lainnya, didampingi kuasa hukum mereka, Muhammad Ari Syahputra, SH.

Athaillah A. Latif yang juga dokter spesialis kandungan itu dalam keterangannya kepada polisi menyebutkan, terlapor berinisial YS dan AF dengan terang dan nyata telah mencemarkan nama baik organisasi Muhammadiyah melalui media sosial dan media online.

“Akibat perbuatan mereka, dapat menimbulkan kebencian masyarakat terhadap organisasi Muhammadiyah dan dapat menimbulkan sebuah ancaman yang berisiko bagi anggota dan amal usaha Muhammadiyah Bireuen,” sebut Athaillah A. Latif.

Muhammad Ari Syahputra, SH, selaku kuasa hukum DPD Muhammadiyah Bireuen, melalui pesan WhasApp yang diterima media ini, Sabtu (20/10/2018) menyebutkan. Terlapor YS pada 28 September 2018 telah mencemari nama baik kliennya melalui status facebook. “Hingga Berujung kepada pengeroyokan terhadap Tgk. Imum Desa Sangso, saat akan melaksanakan shalat magrib. Itu dilakukan sekelompok orang yang diduga oleh kelompok organisasi Muhammadiyah”.

Sedangkan terlapor AF dalam pernyataannya di media online pada 28 September 2018 berjudul. “Pemukulan Terhadap Tgk. Mustakim Imam Sholat Magrib di Menasah Desa Sangso Kec. Samalanga Kabupaten Bireuen dilakukan oleh oknum dari organisasi Muhammadiyah” merupakan perbuatan melanggar hukum.

Hal tersebut sebagaimana tercantum dalam Pasal 27 ayat 3 UU NO.11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang berbunyi “Melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”.

“Ini jelas-jelas merupakan perbuatan yang merugikan Muhammadiyah dan mencemarkan nama baik organisasi Muhammadiyah,” jelas Ari Syahputra. Sebelumnya Ketua Pemuda Muhammadiyah Bireuen juga pernah melaporkan akun YS kerena menebar kebencian di media sosial.***

Komentar

Loading...