Breaking News

Diduga Terlibat Narkoba

Dua Anggota Jaringan Aceh, Medan, Jakarta dan Malaysia di Dor

Dua Anggota Jaringan Aceh, Medan, Jakarta dan Malaysia di Dor
Istimewa/MODUSACEH.CO
Penulis

Medan | Coba melarikan diri, Azhari alias Ai (40), anggota jaringan narkoba Internasional (Aceh-Medan-Malaysia-Jakarta), tewas di dor aparat gabungan Mabes Polri dan Polda Sumatera Utara, Selasa (21/3/2017) lalu di Medan. Diduga, korban merupakan anggota jaringan narkotika Malaysia, Aceh Tamiang,  Jakarta dan Medan. Saat dirazia, polisi menemukan barang bukti (BB) berupa 6,5 kilogram sabu-sabu, 190 ribu butir pil ekstasi, 50 ribu butir pil Happy Five (H5), yang ditemukan di Ruko Mewah Sedayu Square Blok K/51 Kamal Kapuk.

Keberhasilan ini merupakan pengembangan kasus dari tersangka Munizar, yang disebut-sebut sebagai pengendali peredaran barang haram tersebut di Jakarta. Berawal dari tertangkapnya Munizar di Bogor, Jawa Barat. Lalu, dilakukan pemeriksaan mendalam. Hasilnya, tersangka Munizar mengaku bahwa dia mendapat perintah dari Husni di Medan, Sumatera Utara.

Tak buang waktu, tiga anggota satuan tugas (satgas) Mabes Polri yang dipimpin AKBP Alamsyah,  Minggu pekan lalu meluncur ke Medan. Setelah  berkoordinasi dengan Wadir Narkoba Poldasu AKBP Yosy, Selasa (21/3/2017),  telah berhasil menangkap tersangka atas nama Husni di Perumahan Pondok Surya 2 Helvetia Medan.

Selanjutnya, Satgas 3 yang dibantu Satgas Poldasu (AKBP Yosy, Wadir Narkoba), langsung melakukan pengembangan ke TKP dua Jalan Pringgan, Gang Rambutan, Kecamatan Helvetia Medan. Hasilnya, ditemukan; senjata api jenis AK 47 satu pucuk, Revolver (SMW) satu pucuk. 250 butir caliber 5,6, dua bungkus pil Happy Five (H5).

Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam, ternyata  Husni berperan sebagai bandar dari sindikat jaringan Malaysia, Aceh Tamiang, Medan dan Jakarta. Itu sebabnya, Tim Gabungan Anti Narkoba Mabes Polri dan Polda Sumut dibagi dua. Tim 1, melakukan pengembangan terhadap tersangka Husni, yang  diduga masih menyimpan senpi serta narkoba di arah Binjai, Sumatera Utara. Sementara tim 2, melakukan pengembangan terhadap tersangka Azhari alias Ai, untukk menunjukan tempat penyimpanan markotika dari Malaysia yang berada di wilayah Pangkalan Brandan, Sumatera Utara.

Nah, sekira pukul 00.20 WIB dini hari, saat Tim 1 bersama  Azhari alias Ai akan menunjukan tempat penyimpanan narkoba, tiba tiba Azhari mencoba melakukan perlawanan dan melarikan diri. Akibatnya, anggota tim dengan terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak Azhari dan mengenai dada kiri yang menyebabkan tewas.

Lalu, tim 2 pada saat pengembangan terhadap tersangka Husni untuk menunjukan tempat senjata api lainnya, juga  terpaksa mengambil tindakan tegas, karena Husni melawan petugas. Kedua korban tadi merupakan warga Aceh dan bertindak sebagai bandar serta koordinator transporter distribusi narkotika.

Dari operasi ini, polisi juga berhasil menyita 4 kendaraan roda 4 yaitu, New Toyota Harrier, Mitshubhisi Pajero Sport, Mitshubisi Oulander dan  Honda Jazz. Selain itu, satu unit motor Harley Davidson maupun beberapa buku tabungan dan ATM (atas nama isteri kedua serta adik ipar tersangka) yang kini dikenakan pasal TPPU (pencucian uang ).***

Komentar

Loading...