Dibalik Berbagai Persoalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh

DPRK Aceh Barat Akhirnya Bentuk Pansus Rumah Sakit

DPRK Aceh Barat Akhirnya Bentuk Pansus Rumah Sakit
Ketua Komisi 4 DPRK Aceh Barat Ahmad Yani/Foto IST
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat akhirnya membentuk Panitia Khusus (Pansus). Tujuannya ingin mendalami berbagai dugaan persoalan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien (CND). Kebijakan ini telah disetujui dalam sidang paripurna, Jumat (6/03/2020).

Paripurna itu dipimpin Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Ramli, SE. “Alhamdulillah sudah, sudah diparipurnakan dan disetujui empat fraksi. Paripurna dipimpin Wakil Ketua I Pak Ramli, SE, juga semua pimpinan hadir,” kata Ketua Komisi IV yang membidangi kesehatan, Ahmad Yani, melalui sambungan telpon, Jumat (6/3/2020).

Menurut politisi Gerindra ini, Pansus rumah sakit tadi melibatkan anggota DPRK Aceh Barat dari Fraksi: Partai Aceh, Golkar, PAN dan Gerindra. Dari unsur Fraksi Aceh adalah Muhammad MT dan Tarmizi.

Kemudian dari unsur Fraksi Gerindra Hermanto dan Ketua Komisi IV sendiri Ahmad Yani. Lalu dari PAN ada Medradia Yugistira dan Nasruddin. Sedangkan Fraksi Golkar Said Rizqi Syaifan.

Selain anggota dewan, Ahmad Yani mengaku melibatkan tenaga ahli yang mengerti urusan kesehatan. “Kita juga libatkan tenaga ahli yang paham terkait kesehatan,” jelas Ahmad Yani.

Sedangkan yang tidak ikut dalam Pansus rumah sakit tersebut adalah unsur dari Fraksi Pedes yaitu gabungan dari Partai Demokrat, PPP dan PKS. “Fraksi Pedes sikap fraksi belum perlu dilaksanakan Pansus rumah sakit,” kata Ahmad Yani.

Ia juga mengaku bahwa dibentuknya Pansus rumah sakit plat merah itu, tak ada unsur politis. “Ini murni untuk kepentingan hajat orang banyak, yaitu masyarakat Aceh Barat khususnya dan barat selatan umumnya,” sebut Ahmad Yani.***

Komentar

Loading...