Breaking News

DPRA Sebut Pendapatan Asli Aceh Habis Untuk Belanja Pegawai

DPRA Sebut Pendapatan Asli Aceh Habis Untuk Belanja Pegawai
Apen di depan Kantor Gubernur Aceh. (Foto: kanalaceh.com)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Azhar Abdurahman mengungkap. Pendapatan Asli Aceh (PAA) senilai Rp 2 triliun lebih, habis untuk belanja pegawai. 

Itu disampaikan wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Aceh-10 ini pada Sidang Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Aceh, terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh tahun 2020, di Ruang Utama Seketariat DPR Aceh, Jalan Tengku Daud Beureueh, Banda Aceh, Selasa, 4 Mei 2021. 

Akibatnya jelas Azhar, anggaran PAA bersumber dari rakyat seperti pajak kendaraan bermotor justeru habis terpakai pada belanja pegawai sehingga tidak bisa rasakan masyarakat selaku penyumbang PAA di Aceh. 

Ini artinya, antara jumlah anggaran yang dibelanjakan untuk pegawai Pemerintah Aceh di bawah kendali Nova Iriansyah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Taqwallah dengan PAA yang dihasilkan Pemerintah Aceh, menjadi tak seimbang.

"Kenaikan PAA tidak sesuai, " kritik Azhar Abdurahman. 

Nah, dari data laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Aceh tahun anggaran 2020, memang tersebut jumlah belanja pegawai. Untuk belanja tidak langsung misalnya, Rp6,7 triliun lebih. Realisasinya untuk belanja pegawai mencapai Rp2,4 triliun lebih realisasinya dari Rp 2,8 triliun yang direncanakan. 

Lalu, dari belanja langsung dari nilai realisasi Rp6,4 triliun terealisasi untuk belanja pegawai Rp750 miliar lebih. 

Maka bila dijumlahkan, jelas belanja pegawai Pemerintah Aceh lebih besar dari jumlah Pendapatan Asli Aceh yang dihasilkan Pemerintah Nova Iriansyah.***

Komentar

Loading...