Terkait Mudik Lebaran

DPRA Desak Pemerintah Aceh Segera Umumkan Aturan

DPRA Desak Pemerintah Aceh Segera Umumkan Aturan
Tarmizi, SP. (Foto: kba.one)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Agar ada kepastian, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh Tarmizi, SP mendesak Pemerintah Aceh segera mengeluarkan surat edaran atau aturan tentang larangan mudik.

Menurut dia,  sampai saat ini rakyat Aceh masih menunggu kepastian atas keputusan dari Pemerintah Aceh soal mudik lebaran.

Sebab informasi yang beredar menurut Tarmizi, membuat masyarakat bingung apalagi hadirnya sejumlah berita dari media online yang mengatakan pemerintah pusat melarang mudik antar provinsi, namun boleh mudik antar kabupaten.

Kata Tarmizi, entah itu sebabnya Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sandoni sempat mengeluarkan aturan harus ada rapid antigen bagi yang mudik antar kabupaten.

Tapi, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada menyampaikan tidak pernah mengeluarkan aturan seperti itu dan Dirlantas Aceh akhirnya mencabut aturan tersebut. Hanya untuk pemudik antar provinsi saja.

"Kemarin sudah ada berita baru yang disampaikan Pak Doni Monardo bahwa pemerintah pusat juga melarang mudik antar kabupaten, keputusan tersebut final dan wajib diikuti seluruh kepala daerah di Indonesia karena itu adalah keputusan negara," jelas Tarmizi.

Lanjutnya, masyarakat semakin bingung dengan membaca berita tentang larangan mudik. 

Menurut Tarmizi, sudah saatnya Pemerintah Aceh mengumumkan segera apakah larangan mudik hanya untuk antar provinsi atau antar kabupaten.

"Saya menyarankan, jika memang aturan pemerintah pusat sifatnya wajib diikuti maka harus diikuti, tapi khusus untuk yang mudik antar provinsi. Tapi bagi yang mudik antar kabupaten jangan dilarang, kalaupun harus dilarang, jangan dilarang kabupaten tetangga," desak Tarmizi. 

Ia mencontohkan Kota Banda Aceh dengan Kabupaten Aceh Besar, kemudian kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat dan Nagan Raya, serta Kabupaten Pidie dengan Pidie Jaya dan Bireuen. Selanjutnya Kabupaten Aceh Tengah dengan Bener Meriah.

Putra Aceh Barat itu minta segera dipikirkan strateginya sehingga ada alternatif pilihan yang tidak memberatkan masyarakat. Tujuan meminimalisir jumlah Covid-19 tercapai, masyarakat pun tidak susah. 

Tapi kalau menjelang lebaran baru diumumkan maka sudah telat, tujuannya sudah tidak tercapai lagi dan masyarakat akan bingung serta resah.  Akhirnya Covid betul-betul semakin membingungkan kita semua.***

Komentar

Loading...