DPRA dan Pemerintah Aceh Sepakati Deadline Pengesahan APBA, 30 Januari 2017

DPRA dan Pemerintah Aceh Sepakati Deadline Pengesahan APBA, 30 Januari 2017
Pertemuan DPRA-Eksekutif Soal APBA 2017 di Kemendagri-Foto IST
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) bersama Plt Gubernur dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), telah bersepakat pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (RAPBA) 2017, Senin, 30 Januari  mendatang.

Kesepakatan itu, dihasilkan dalam pertemuan dengan  Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Reydonnyzar Moenek, Lantai 8, Kemendagri, Jakarta Pusat.

“Deadlinenya 30 Januari nanti,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat H.T. Ibrahim, melalui sambungan telpon, Jumat (20/01/2017). Anggota DPRA dari daerah pemilihan Aceh Besar, Kota Banda Aceh dan Kota Sabang itu mengaku tidak bisa menjelaskan secara rinci hasil pertemuan tersebut. Tapi, kata H.T. Ibrahim, pertemuan antara DPRA dan pihak eksekutif, berlangsung sejak siang hingga berakhir sekitar pukul 21.30 Wib, Kamis malam (19/01/2017).

“Kami telah bersepakat ketua yang akan memberi penjelasan lebih dalam. Nanti, setelah 30 Januari, kalau tidak tercapai baru kami bisa beri penjelasan pada pers,” ujarnya.

Kata H.T. Ibrahim, semua ketua fraksi di DPR Aceh hadir, kecuali Ketua Fraksi Partai NasDem Ramadhana Lubis karena sakit. Namun lanjut H.T. Ibrahim, NasDem sudah diwakili Teuku Irwan Djohan. Seperti dikabarkan, semula pertemuan tersebut dari pihak DPRA, akan diwakili empat orang saja, Ketua DPRA Teuku Muharuddin, Wakil Ketua Sulaiman Abda, Teuku Irwan Djohan dan Tgk Anwar Ramli.

Namun, berubah atas komunikasi yang dilakukan Wakil Ketua dari Fraksi Partai Demokrat Dalimi. Menurut penjelasan Dalimi, Sulaiman Abda sempat menghubunginya bahwa tidak jadi ikut dalam pertemuan tersebut. Kemudian, soal hadirnya semua perwakilan fraksi pada pertemuan di Jakarta, Dalimi melakukan komunikasi dengan Sekretaris DPR Aceh (Sekwan) Hamid Zein. Dalimi menegaskan semua keterwakilan fraksi harus ikut.

Tujuannya, agar tidak ada kecurigaan, mestipun yang dibicarakan benar, karena ini politik. Itulah sebabnya, Kamis pagi, perwakilan fraksi-fraksi di DPR Aceh berangkat ke Jakarta. “Perwakilan fraksi mereka berangkat pagi-pagi sekali dari Aceh ke Jakarta,” kata Dalimi, melalui sambungan telpon, Jumat (20/01). Sedangkan sebahagian, seperti Teuku Irwan Djohan berangkat Rabu siang (19/01). “Awalnya memang empat saja, tapi hasil komunikasi sesuai dengan surat undangan, akhirnya semua perwakilan fraksi berangkat juga,” ujar Dalimi.***

Komentar

Loading...