Terkait Status Yunita Arafah Sebagai Istri Kedua

DPR Aceh: Nova Iriansyah Telah Berikan Dokumen Palsu

DPR Aceh: Nova Iriansyah Telah Berikan Dokumen Palsu
Plt.Gubernur Aceh Nova Iriansyah (Foto: Muhammad Saleh)

Banda Aceh | Entah kebetulan atau memang sudah sistematika penyusunan laporan yang berlaku pada pengunaan hak interpelasi anggota DPR Aceh terhadap Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Lihat saja, sejak hak interpelasi digulirkan Jumat pekan lalu, persoalan status Yunita Arafah, istri kedua Nova Iriansyah selalu tercatat di bagian akhir. Akibatnya selalu menarik untuk ditunggu dan nanti awak media pers yang meliput di DPR Aceh.

Pada Rapat Paripurna DPR Aceh dengan agenda pandangan DPR Aceh terhadap jawaban interpelasi Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Selasa,29 September 2020 di Gedung DPRA, Banda Aceh misalnya. Masalah Yunita Arafah atau akrab disapa Yuyun ini juga, tercatat di bagian akhir laporan atau pendapat.

Menurut DPR Aceh, pertanyaan lisan paripurna interplasi DPR Aceh atas nama Samsul Bahri (Fraksi PNA  DPR Aceh) kepada Plt. Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, ST, MT, tanggal 23 September 2020, tentang status istri keduanya Yunita Arafah, ST, MT (NIP.198106032005012002) dengan pekerjaan dosen Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

“Nah, berdasarkan Surat Rektor Universitas Syiah Kuala Nomor: B/4343/UN11/KP.02.00/2020, tanggal 14 September 2020, tentang pengiriman data PNS atas nama Yunita Arafah, ST, MT, yang bersangkutan berstatus; belum kawin,” ungkap Juru Bicara Hak Interpelasi DPR Aceh Irfannusir (Fraksi PAN).

Masih kata dia. Dalam dokumen daftar riwayat hidup pada Model BB2 KWK. Nova Iriansyah, ST, MT (sebagai calon Gubernur Aceh), tanggal 16 September 2016, memberikan keterangan bahwa yang bersangkutan menyatakan; istri satu orang atas nama; Dyah Erti Idawati (dosen Universitas Syiah Kuala Banda Aceh) dan memiliki dua orang anak atas nama Riandy Oyadiwa dan Ghaqa Dirgandana.

Namun, pada jawaban interpelasi  beberapa hari lalu, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah justeru menjawab secara lisan. Kata dia, terkait dengan permasalah pribadi bila perlu akan diberikan jawaban pada kesempatan lain secara khusus.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990, Pasal 4 huruf 2 menyatakan; Pegawai Negeri Sipil Wanita tidak di izinkan untuk menjadi isrti kedua/ketiga/keempat. Ternyata secara meyakinkan saudari Yuyun Arafah, ST, MT, merupakan istri sah kedua saudara Nova Iriansyah dan sampai saat ini berstatus sebagai dosen Unsyiah Banda Aceh,” ujar Juru Bicara Hak Interpelasi DPR Aceh Irfannusir.

Akibatnya sebut politisi partai barat-selatan ini. “Sehingga melanggar ketentuan Pasal 15 ayat 2, yang berbunyi; Pegawai Negeri Sipil Wanita yang melanggar ketentuan Pasal 4 ayat 2, dijatuhi hukuman disiplin pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil,” ungkap, disambut tepuk tangan anggota DPR Aceh da undangan yang hadir.

“Berdasarkan data Model BB2 KWK, tanggal 16 September 2016,  Nova Iriansyah telah memberikan dokumen palsu, sehingga melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah yaitu, Pasal 78,” ulas Irfannusir.***

Komentar

Loading...