SKPA tak Berikan Dokumen, Pansus 10 DPRA Mengaku Alami Kendala

SKPA tak Berikan Dokumen, Pansus 10 DPRA Mengaku Alami Kendala
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang turun ke daerah pemilihan Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya dan Simeulue mengaku mendapat kendala serius dalam melaksanakan tugas pengawasan terhadap kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2019. 

Informasi ini  disampaikan anggota Pansus 10 DPRA Zaini Bakri, di Meulaboh, Kamis.

Menurut Zaini Bakri, mereka tidak diberikan berbagai dokumen yang dibutuhkan oleh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). "Kami mengalami kesulitan," ujar politisi PPP ini.

Menurut Zaini Bakri, dokumen-dokumen yang diminta kepada eksekutif menjadi penting diperoleh tim Pansus DPRA, agar mengetahui secara pasti terhadap proyek yang ditinjau.

Zaini Bakri mencontohkan, Pansus 10 membutuhkan data gambar Mc nol dan berita acara PHO dan FHO. Tetapi sudah tiga hari Pansus meninjau berbagai kegiatan, sayangnya dokumen yang diminta DPRA tersebut tidak ada pada tim Pansus 10 DPRA.

Itu sebabnya, Zaini Bakri berharap Pemerintah Aceh kooperatif. Karena 16 data yang diminta Ketua Pansus DPR Aceh se-Aceh Khalili, sangat dibutuhkan agar mengetahui secara pasti setiap kegiatan yang dilaksanakan di lapangan. "Pemerintah Aceh harus kooperatif," tegas Zaini Bakri.***

Komentar

Loading...