Setelah Agus Aren Positif Terserang Covid 19

Dokter dan 14 Tenaga Medis Jalani Isolasi Mandiri

Dokter dan 14 Tenaga Medis Jalani Isolasi Mandiri
Rumah Sakit (RS) Arun, Batuphat, Kota Lhokseumawe (Foto: kanalaceh.com)
Rubrik

Lhoksuemawe | Paska adanya kepastian tentang penyebab kematian Agus Ares, Manager Operasi PT. Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe, karena virus Covid-19. Kini, dokterdan 14 tenaga medis di Rumah Sakit (RS) Arun, Batuphat, Kota Lhokseumawe, menjalani isolasi mandiri.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah dan memutuskan mati rantai penyebaran virus yang mematikan ini. Selain itu, sejumlah lokasi di komplek perusahaan tersebut, juga mulai dilakukan penyemprotan  disinfektan virus corona. 

Direktur RSUDZA Banda Aceh, Dr. dr. Azharuddin, Sp.OT, K-Spine FICS mengaku. Pasien dalam pengawasan (PDP) yang pertama meninggal dunia atas nama Agus Ares di RSUDZA, Senin, 23 Maret 2020, positif terinfeksi Virus Covid-19 (Corona).

"Iya benar, pasien PDP yang meninggal Senin lalu positif terkena virus corona. Ini info yang dapat kami sampaikan, setelah hasil spesimen almarhum disampaikan secara resmi Balitbang Kemenkes Jakarta, pagi tadi," kata Azharuddin saat dihubungi media ini, Kamis (26/3/2020).

Dengan keluarnya hasil laboratorium PDP, berarti Agus Ares adalah pasien pertama di Aceh yang dinyatakan positif virus corona. Dirinya menghimbau kepada masyarakat Provinsi Aceh, agar tidak panik dan tetap berada di rumah masing-masing sampai waktu yang belum ditentukan.

"Tolong kerjasamanya, masyarakat harus paham bahwa situasi sekarang sangat serius. Tetap di rumah dan jangan duduk-duduk atau kumpul ramai-ramai. Semoga kita tidak akan mengalami seperti di Italia," katanya saat dihubungi media ini, Kamis (26/3/2020).

Dia mengatakan, masyarakat harus mau bekerjasama dalam hal memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 (corona). Cara, tetap berada di rumah, agar virus itu tidak mendapatkan tempat penyebaran baru lagi.

"Memang virus ini tidak mudah untuk menyerang orang yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Tapi jangan sampai orang-orang yang kuat daya tahan tubuh ini mengantarkan virus untuk orang-orang lain yang daya tahan tubuhnya lemah," katanya.

Sebelumnya, Agus Ares, Manager Operasi PT. Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe sempat dirawat di RS Arun, 17 Maret 2020. Karena kondisi kesehatannya semakin menurun, akhirnya ia dirujuk ke RSUDZA dan sempat dirawat selama 3 hari, terhitung sejak tanggal 20 sampai 23 Maret 2020 di ruangan RICU RSUDZA Banda Aceh.

Diketahui, Agus Ares memiliki riwayat perjalanan ke Surabaya dan Bogor, dan pada 13 Maret 2020, ia baru tiba di Lhokseumawe.

Informasi yang diterima media ini, sebelum pasien Agus Ares mendapat perawatan intensif di RICU RSUDZA Banda Aceh. Diketahui pasien sempat kontak langsung (bersentuhan secara fisik) dengan beberapa keluarga seperti, istri dan anak-anaknya serta sopir pribadi).

Sumber media ini di Kota Lhokseumawe menyebutkan, paska peristiwa ini, Komplek PT. Arun di Batuphat, Kota Lhokseumawe, khususnya RS Arun  mulai dilakukan sterilisasi. Misal, melakukan penyemprotan. Selain itu warga juga diminta untuk keluar rumah, kecuali ada tugas dan keperluan mendesak.***

Komentar

Loading...