Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani, Dari Jalan Raya Menuju Pesantren

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani, Dari Jalan Raya Menuju Pesantren
Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani berdialog dengan santri saat menyosialisasikan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan di Pesantren Istiqamatuddin Darul Muarif, Kuta Baro, Aceh Besar (Foto: Bidhumas Polda Aceh)
Rubrik

Namanya tak asing bagi warga Aceh. Sebab, hampir sebagian masa dinasnya dihabiskan di Aceh, Bumi Serambi Mekah. Dimulai sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Aceh, Kapolres Aceh Tengah dan Aceh Tamiang hingga menjadi Direktur Lalu Lintas Polda Aceh.

Itu sebabnya jangan heran, hampir sebagian warga Aceh mengenal lulusan Akademi Kepolisian (AKPOL) 1993 ini.

Kedekatan tersebut, sekaligus sebagai “modal sosial” bagi putra kelahiran Bengkulu, 18 Agustus 1971 itu dalam menjalani tugasnya di Aceh, Bumi Serambi Mekah.

Lihat saja, mulai terjun langsung ke lapangan, mengatasi berbagai persoalan yang ada. Terutama di masa wabah virus corona (Covid-19) hingga hadir di tengah bencana banjir bandang yang melanda Paya Tumpi, Kecamatan Aceh Tengah,  Selasa, 19 Mei 2020.

Bersama sejumlah anak buahnya,  Dicky Sondani ikut membersihkan tebalnya lumpur yang menumpuk di dalam rumah-rumah warga saat itu.

Yang menarik, ternyata kegiatan kedinasan tersebut, tak hanya di jalan raya. Selasa, 7 Juli 2020 lalu misalnya, Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani ini, juga turun ke Pesantren Istiqamatuddin Darul Muarif, Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar.

Di sana, dia berdialog dan mensosialisasikan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan kepada para santri.

Seperti diwartakan antaranews.com. Kombes Pol Dicky Sondani menyebut, sosialisasi yang dia lakukan untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran para santri patuh berlalu lintas.

"Kami sampaikan bahwa bagi santri yang sudah bisa mengendarai sepeda motor serta berusia 17 tahun ke atas wajib memiliki SIM," kata Kombes Pol Dicky Sondani ketika itu.

Selain itu, dia mengajak kepada pengendara sepeda motor, selalu wajib memakai helm dan membawa surat kendaraan bermotor ketika berlalu lintas di jalan.

Gayung bersambut, kehadiran Kombes Pol Dicky Sondani diterima para santri dengan mengajukan berbagai pertanyaan. Misal, faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, mereka juga menanyakan syarat membuat SIM. Termasuk, apa yang harus mereka (santri) lakukan bila menemukan korban kecelakaan di tengah jalan serta ketentuan menilang oleh polisi lalu lintas.

Nah, semua itu dijelaskan secara rinci dan lugas dengan gaya bahasa remaja oleh Kombes Pol Dicky Sondani, yang didampingi personel Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh.

Diakhir pertemuan, sebagai buah tangan,  Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh menyalurkan 50 paket sembako.

Mudah-mudahan, ada diantara para santri tadi ada yang berminat menjadi polisi, khususnya Polisi Lalulintas.*

20200711-dicky

Foto: Dok.MODUSACEH.CO

Komentar

Loading...