Dijadwalkan Dua Unit PCR Beroperasi Dua Pekan Mendatang di Banda Aceh

Dijadwalkan Dua Unit PCR Beroperasi Dua Pekan Mendatang di Banda Aceh
Suasana di RSUZA Banda Aceh (FotoL M.Yusrizal I MODUSACEH.CO)

Banda Aceh | Pemerintah Aceh tampaknya sedang gencar menangani Covid-19. Kabarnya dua unit Polymerase Chain Reaction (PCR) akan beroperasi di Aceh sebagai laboratorium tambahan, untuk pemeriksaan Swab pasien Covid-19 di Aceh.

Memastikan kabar yang beredar ini, Senin, 14 September, MODUSACEH.CO mendatangi Posko Dinas Kesehatan Aceh, Jalan Dr. T. Syarief Thayeb, Kota Banda Aceh.

"Itu bukan mobil, tapi kontainer. Dia tidak bisa berpindah-pindah," ungkap dr. Hanif Kepala Dinas Kesehatan Aceh, meluruskan isu yang beredar bahwa Pemerintah Aceh memesan dua unit "Mobil PCR".

Katanya, PCR yang berpindah-pindah rentan terhadap kerusakan. Karena itu, Dinas Kesehatan Aceh, untuk sementara waktu menempatkan kontainer tersebut di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin.

"Kalau mobil dibawa jalan, alat lab di dalamnya bisa rusak. Sensitif jika dibawa ke mana-mana. Lebih bagus saat ini spesimennya yang kita bawa, alatnya biar tetap ditempat," jelas Hanif saat dijumpai media ini pada Posko Dinas Kesehatan Aceh, Senin di Banda Aceh.

Masih menurut Kadis Kesehatan Aceh, jika dibawa virus Covid-19 bisa bertahan selama 2x 24 jam. Sebaliknya, jika disimpan bertahan hingga 8 hari. Dan jika disimpan dalam kulkas khusus,  bisa bertahan hingga 1 bulan.

20200914-sakit2

Foto: M.Yusrizal I MODUSACEH.CO

Begitu pula, dibutuhkan dokter patologi klinik, serta pekerja khusus lainnya. Setelah kedua PCR ini bisa berjalan, sesuai yang diharapkan. Rencananya juga akan dikirim ke daerah.

"Setelah di sini jalan dua-duanya, baru kita pertimbangkan untuk ke daerah. Targetnya Pantai Barat dan Pantai Timur Aceh. Kawasan Tengah juga akan kita pertimbangkan," ungkap Hanif.

PCR yang targetnya akan mulai beroperasi dua pekan ke depan ini, dalam sehari atau 24 jam tanpa henti per unit bisa melakukan 750 tes sampel Covid-19. Namun, itu semua tergantung kesanggupan dan jumlah tenaga medis yang bekerja.

Media ini juga menyambangi PCR Kontainer di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin. Tampak masih dalam perampungan serta penginstalan alat. Informasi yang dihimpun, para pekerja yang nantinya akan mengoperasikan PCR Kontainer, juga sedang dilakukan pelatihan di rumah sakit setempat.***

Komentar

Loading...