Diduga Terlibat Galian C Ilegal

Satu Unit Eskavator Disita Polisi Simeulue

Satu Unit Eskavator Disita Polisi Simeulue
Eskavator yang disita (Foto: Ist)

Simeulue | Diduga melakukan kegiatan penggalian tanah (galian C) ilegal. Satu unit Eskavator milik warga Simeulue berinisial IS (43) diamankan Polisi dari Satuan Reserse Kriminal Polres Simeulue.

Penyitaan alat berat tadi dilakukan berdasarkan laporan masyarakat Desa Sanggiran, Kecamatan Simeulue Barat, Simeulue, pada Polisi disebabkan khawatir akan merusak lahan warga.

"Warga khawatir aktivitas galian C itu, dapat mengganggu lahan mereka. Selain itu, kegiatan yang diduga dilakukan oleh pengusaha lokal itu ditakutkan akan dieksploitasi oleh pihak tak bertanggungjawab dan akan menyebabkan kerusakan lingkungan," kata Kapolres Simeulue AKBP Agung Surya Prabowo, SIK, melalui Kasat Reskrim Ipda Muhammad Rizal, SE, SH, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Disampaikan Muhammad Rizal. Setelah menerima laporan itu, pihak kepolisian melakukan penyelidikan ke lokasi dan berhasil menyita satu unit eskavator, beserta bukti galian.

"Karena pengusaha itu tidak dapat menunjukkan dokumen izin galian C, terpaksa kita hentikan dan eskavatornya kita amankan," ujar Muhammad.

Saat ini, perkara pertambangan ilegal tersebut masih dalam proses penanganan pihak kepolisian. Tim penyidik juga telah melakukan interogasi terhadap sejumlah saksi di lokasi membawa dan mengamankan sejumlah barang bukti ke Mapolres Simeulue untuk dilakukan pemeriksaan.***

Komentar

Loading...