Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Efek Paska Mubes Yayasan Almuslim

Diduga Pengaruhi Keuchik, Boing Mengaku Dikeroyok

Diduga Pengaruhi Keuchik, Boing Mengaku Dikeroyok
Ceulangiek dan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan menggelar konferensi pers di sebuah warung kawasan Matanggeulpanngdua.
Penulis
Rubrik

"Yang memukul Boing juga eks Kombatan GAM yaitu Iskandar alias Rupe. Mereka ada dendam pribadi terkait permasalahan internal GAM, dan sudah lama dicari-cari. Kebetulan dan jumpa disitu, ya di eksekusi langsung," jelas Tgk Munawar Yusuf.

Bireuen | Sufri Daud alias Boing eks kombatan GAM Wilayah Batee Iliek mengaku dikeroyok orang yang terlibat dalam Yayasan Almuslim hasil Mubes ke IX-2020 lalu.

Diduga, pengeroyokan tersebut dilakukan sesama eks kombatan GAM yang berafiliasi dengan pengurus Yayasan Almuslim hasil Mubes ke IX. Lantas bagimana pengeroyokan itu terjadi?

Syahdan, nama Boing disebut-sebutkan Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Muhktar alias Ceulangiek, dalam Musrembang di Kecamatan Peusangan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Dalam Musrembang itu Ceulangiek menyebutkan masalah Yayasan Almuslim sudah ditangani Pang Boing.

Pernyataan yang dilontarkan Ceulangiek kepada peserta Musrambang yang dikuti para keuchik itu ternyata tak diterima Boing. Lalu, dia menjumpai Ketua DPRK Bireuen, untuk meminta penjelasan kenapa namanya disebut-sebut.

Usai Musrembang, Boing menemui Ceulangiek di kawasan Matang Glp Dua, Kamis, 25 Februari 2021 sore.

Selain Ketua DPRK Bireuen, di sana ada 14 orang lagi pengurus Yayasan Almuslim. 

Setelah menghubungi ajudan Ceulangiek dan bertanya keberadaan atau di mana posisi Ceulangiek, Boing pun menuju ke sana. Tiba di tempat, Boing duduk di samping Ketua DPRK Bireuen.

“Saya bilang padanya Anda (ketua-red) orang yang terhormat di Kabupaten Bireuen. Jadi, setiap Musrembang Anda sebagai orang terhormat janganlah ada cacian dan makian untuk orang lain, apalagi Anda figur dari PA,” sebut Boing kepada media ini, mengulangi membicaraannya dengan Ceulagiek.

Sambung pembicaraan Boing dengan Ceulangiek lagi, kalau begitu sikap yang Anda tunjukkan, efeknya partai akan hancur, GAM juga demikian.

“Anda selaku Ketua DPR sangat kecil bila mencampuri masalah Almuslim. Jadi, yang perlu Anda pikirkan Kabupaten Bireuen. Perkara Almuslim berikan saja kepada masyarakat,” kata Boing kepada Ceungiek.

Saat Boing sedang menasehati Ketua DPRK itu, tiba-tiba seorang pengurus Yayasan Almuslim, berinisial MY bangkit dan memukul meja.

”Saya juga bangun, disitulah terjadi penyerangan terhadap saya. Sebenarnya saya datang baik-baik dan tidak memihak kepada siapa pun,” sebutnya.

Atas kejadian itu Ceulangiek dan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan menggelar konferensi pers di sebuah warung kawasan Matang Geullumpang Dua.

Konferensi pers dihadiri sejumlah pengurus Yayasan Almuslim. Di sana terjawab bukan pemukulan yang terjadi tapi lebih kepada perkelahian.

Ketua Yayasan Almuslim Peusangan, Tgk Munawar Yusuf membenarkan Ceulangiek menyebut nama Boing di Musrenbang.

"Kenapa disebutkan, karena keluhan dari pada keuchik bahwa Boing telah meresahkan para keuchik di Peusangan dengan meminta tanda tangan untuk menyetujui bahwa Mubes Yayasan Almuslim kemarin tidak sah," ungkap Munawar Yusuf.

Sementara kata Munawar Yusuf, yang memukul Boing juga eks Kombatan GAM yaitu Iskandar alias Rupe (termasuk pemukul) dan itu tidak ada kaitannya dengan pengurus yayasan.

"Mereka ada dendam pribadi terkait permasalahan internal GAM, dan sudah lama dicari-cari. Kebetulan ka merempok inan, ya geu eksekusi aju (Kebetulan dan jumpa disitu, ya di eksekusi langsung)," jelas dia.***

Komentar

Loading...