Irwandi Dijerat OTT KPK

Diduga, Pemain Proyek APBA dan DOKA Tetap Jalan

Diduga, Pemain Proyek APBA dan DOKA Tetap Jalan
Pijarnews.com
Rubrik

Banda Aceh | Terjeratnya Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf melalui operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 3 Juli 2018. Ternyata tak menyurutkan niat bulus sejumlah pihak untuk berhenti bermain proyek.

Bahkan, berdalih butuh biaya untuk menyewa pengacara (kuasa hukum) serta upaya pemulangan Irwandi Yusuf atau akrab disapa; Bang Wandi (BW). Diduga, sejumlah orang dekatnya, tetap menjalankan misi, memenangkan dan menguasai sejumlah paket lelang proyek. Baik yang berasal dari APBA maupun DOKA 2018. “Faktanya begitulah adanya,” ungkap orang seorang sumber media ini, Jumat, 27 Juli 2018.

Mulusnya permainan tadi, karena oknum pejabat ULP dan Pokja masih berasal dari wajah. “Artinya, mereka adalah orang-orang yang dulu ditempatkan oleh tim sukses maupun relawan Irwandi Yusuf,” ujar sumber tadi.

Menariknya, paket yang mereka kuasai masih seperti sebelumnya. Mulai dari penunjukkan langsung (PL) maupun puluhan miliar rupiah. “Salah satunya paket lelang pembangunan Embung Paya Kareung di Kabupaten Bireun. Diduga, salah seorang tim sukses BW memaksakan pejabat di Dinas Pengairan Aceh untuk memenangkan mereka,” papar dia.

Tak hanya itu, rehab kolam renang Tirta Daroy serta rehab sejumlah bangunan di arena Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh sekitar Rp 200 miliar, juga dikuasai orang dekat oknum ULP. Beberapa kepala SKPA (dinas) mengakui adanya praktik tak elok tersebut. "Ya, pemainnya masih orang lama juga. Karena itu, kami akan lebih hati-hati, apalagi setelah adanya OTT dari KPK," kata seorang kepada dinas yang tak mau namanya di sebut. Lantas, siapa saja pemain tersebut? (selengkapnya baca edisi cetak, beredar mulai, Senin, 30 Juli 2018).***

Komentar

Loading...