Operasi Bersama TNI/Polri di Aceh Timur

Diduga Miliki Kebun Ganja, AB Rayakan Idul Adha di Sel Tahanan

Diduga Miliki Kebun Ganja, AB Rayakan Idul Adha di Sel Tahanan
Kapolsek Banda Alam Iptu Zainir (4 kanan) bersama petugas TNI/Polri memperlihatkan tanaman ganja dan tersangka AB tak jauh dari kebun cabai yang ditemukan tanaman ganja di Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Senin (20/8) sore. (Foto Antara Aceh/18).
Sumber
Kontributor Aceh Timur

IDI | Berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini, AB (41), warga Dusun Buket Mamplam, Desa Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, terpaksa menjalani Hari Raya Idul Adha 1439H/2018M, di ruang tahanan Polsek Banda Alam, Aceh Timur.

Nasib sial ini, akibat ulahnya sendiri. Diduga, dia memiliki kebun ganja yang disemai bersama kebun cabai. Perbuatan culas AB tersebut, berhasil diungkap jajaran aparat kepolisian bersama anggota TNI setempat.

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kapolsek Banda Alam, Iptu Zaini, Senin (20/8/2018) mengatakan. Dari operasi tersebut, pihaknya berhasil mendapatkan barang bukti (BB), 26 batang tanaman ganja dan sejumlah paket ganja kering siap edar. Polisi menduga selama ini tersangka AB kerap mengedarkan ganja kering. Namun setelah dilakukan penyelidikan ternyata ganja kering tersebut dipetik setelah usianya cukup dari kebunnya.

Seperti diwartakan aceh.antaranews.com, 21 Agustus 2018. Untuk mengelabui masyarakat sekitar yang sesekali melintas, tanaman ganja tersebut ditanam tersangka AB diantara tanaman cabai. Kini, tanaman dan batang ganja itu sudah dimusnahkan. Sisanya sebagai barang bukti.

Kontributor MODUS ACEH di Aceh Timur melaporkan. Pengungkapan kasus narkotika kali ini berkat bantuan masyarakat yang selama ini resah dengan perbuatan pelaku. Sebab, selama ini pelaku memasarkan ganja tidak pandang usia dewasa, termasuk kepada anak-anak usia pelajar.

"Awalnya kita gerebek rumahnya dan berhasil menangkap pelaku dengan barang bukti beberapa paket ganja kering siap edar. Lalu kita interogasi dan ternyata pelaku mengakui bahwa di kebun cabai miliknya terdapat tanaman ganja," terang Zaini.

Setelah didatangi kebun tersangka AB, lalu polisi mencabut seluruh tanaman ganja dengan jumlah keseluruhan 26 batang. "Tinggi tanaman ganja saat itu bervariasi antara 40 Cm hingga 2 meter," tutur Zaini.

Untuk proses hukum, pelaku dan barang bukti ganja diboyong ke Kapolsek Banda Alam. "Tersangka sudah kita amankan dan saat dalam pemeriksaan mengakui tanaman ganja dalam kebun cabai tersebut milik AB yang sengaja ditanam untuk dipanen secara perlahan dan dijual untuk pelanggan yang membutuhkan," ungkap Iptu Zaini.***

Komentar

Loading...