Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Oknum Tenaga Kontrak Dinas Kominfo Aceh Timur Dilapor ke Polisi

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur
Ilustrasi

Aceh Timur | Seorang anak dibawah umur sebut saja namanya Bunga (17). Remaja ini nerupakan warga Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Diduga dia telah jadi korban pelecehan I (26), seorang oknum karyawan kontrak berinisial pada Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Aceh Timur.

Orang tua korban tidak terima dengan perlakuan oknum yang disebut-sebut juga berprofesi sebagai wartawan. Akhirnya Ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Idi Rayeuk Aceh Timur, pada Jumat kemarin.

Bunga (samaran) dan Ibunya kepada media ini Sabtu (18/7/2020), mengaku, akibat perlakuan I dia mengalami trauma.

Menurut orang tua korban, peristiwa itu berawal di warung kopi seputaran lapangan upacara pusat pemerintahan di Kabupaten Aceh Timur.

Saat itu sebut ibu korban, anaknya bertanya kepada pelaku mau pesan apa?

"Bang peu pesan, kuku bima? (Bang pesan apa, kuku bima?)”.

Seketika diduga pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap bunga.

Lalu I menjawab, “Dek baje kah lipeh, lon hawa kuh atakah, (Dek baju kamu tipis, saya pingin punya adek)," ujar ibu korban meniru ucapan pelaku saat itu.

Tambah ibu korban. “Lalu anak saya masuk ke dalam dan menangis karena tidak pernah mendengar ucapan yang seperti itu. Lalu datang kawan anak saya si P, ganti mengantarkan minum, kemudian dia menampakkan foto di HP, sambil mengatakan, kamu lihat ini dek, "apam" j*wa, satu miliar harga, tanyakan sama kawan mu apam dia berapa harganya," cerita orang tua pelaku, Sabtu siang.

Lanjut Ibu korban. "Saya tidak terima diperlakukan seperti itu, anak saya sangat trauma. Menurut Petugas di Polsek, itu pelecehan anak di bawah umur," ungkap Ibu korban.

Kepala Dinas Kominfo, Aceh Timur, Khairul Rijal yang dikonfirmasi media ini membenarkan oknum berinisial I itu adalah tenaga kontrak di instansi tersebut. Namun terkait dugaan dan informasi adanya pelecehan seksual itu, dia mengaku tidak tahu.

"Ia kontrak, sebelum saya masuk ke Kominfo," sebut Khairul Rijal singkat.

Kapolsek Idi Rayeuk, Ildani Ilyas yang dikonfirmasi Sabtu, 4 Juli 2020 sekitar pukul 14.55 menjelaskan, kedatangan orang tua korban bukan membuat pengaduan, tetapi minta saran dan solusi.

"Mereka datang minta saran dan dimediasi," jawab Ildani Ilyas melalui sambungan WhatsApp, Sabtu (18/7/2020).*

Komentar

Loading...