Ke India Bersama Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah

Diduga Ketua Umum dan Dua Wakil Ketua Kadin Aceh Gunakan Biaya Daerah

Diduga Ketua Umum dan Dua Wakil Ketua Kadin Aceh Gunakan Biaya Daerah
Foto: Dok. MODUSACEH.CO
Rubrik

Banda Aceh | Ibarat membuka kotak pandora. Satu temuan belum tuntas, lalu muncul temuan baru. Bayangkan, setelah heboh dengan alokasi bantuan alat kantor (ATK) dari Pemerintah Aceh melalui Disperindag Aceh kepada Kadin Aceh pimpinan Makmur Budiman. Kini, beredar kabar tak sedap pula.

Data yang dimiliki media ini mengungkapkan. Ketua Umum Kadin Aceh Makmur Budiman bersama dua Wakil Ketua yaitu; M. Din dan Jamaluddin ST, diduga mengunakan uang biaya perjalanan dinas (SPPD) untuk ke India bersama Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Nah, kepergian ini sesuai dengan surat  permohonan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk ke India, 26 November hingga 1 Desember 2019 kepada Mendagri di Jakarta. Isinya,  sesuai dengan undangan Duta Besar India di Jakarta.

Selanjutnya, Mendagri Tito Karnavian mengirim surat kepada Presiden RI, Nomor: Surat Nomor: 098/12765/SJ, tanggal 15 November 2019. Dan, seluruh biaya perjalanan dinas dibebankan pada APBA-P 2019.

Menariknya, Plt Gubernur Aceh juga mengikutsertakan Drs. Bukhari MM, Asisten Administrasi Umum dan Sekretaris Daerah. Jamaluddin, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Dr. Amrizal J Prang, Kepala Biro Hukum. Muslem (Plt Kadisperindag Aceh), Teuku Faisal (Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh), Hendra Saputra (Kabag Program, Informasi dan Hukum, Disperindag Aceh) serta Abel Muhammad Agung (Kasi Pengembangan Investasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh).

Selain itu, ada nama Iskandar (staf khusus Gubernur Aceh), Makmur Budiman (Ketua Umum Kadin Aceh), Mohd. Din dan Jamaluddin (Wakil Ketua Umum Kadin Aceh) dan Diana (Adc. Gubernur Aceh).

Lantas, benarkah tiga unsur Kadin Aceh pimpinan Makmur Budiman yang ikut serta dalam kunjungan tersebut mengunakan dana perjalanan dinas bersumber dari APBA-P 2019? Hingga berita ini diwartakan, media ini belum mendapat jawaban konfirmasi dari Ketua Umum Kadin Aceh, Makmur Budiman serta Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Aceh Muhammad Iswanto.***

Komentar

Loading...