Polresta Banda Aceh Ringkus 14 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Diduga, Dua Oknum Polisi dan Satu Sipir Penjara Terlibat

Diduga, Dua Oknum Polisi dan Satu Sipir Penjara Terlibat
Mirna/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik
Sumber
Laporan Mirna/Banda Aceh

Banda Aceh I  Sepanjang Februari hingga Maret 2017, Personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Banda Aceh, meringkus 14 tersangka dari 8 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu dan ganja. Informasi itu disampaikan Kasatresnarkoba Polresta Banda Aceh, Kompol Syafran dalam gelar kasus dan barang bukti di Indoor Mapolresta Banda Aceh, Minggu siang (9/4/2017).

Kompol Zafran menyebutkan, 14 tersangka tersebut terdiri dari 2 perempuan dan 12 laki-laki. Dua diantaranya merupakan oknum polisi Polda Aceh dan 1 sipir penjara LP Lambaro, Aceh Besar. "Kedua oknum polisi ini kita tangkap secara terpisah dan berbeda laporan.  Syafran juga mengatakan, berawal dari laporan masyarakat, salah satu oknum polisi tersebut ditangkap bersama salah satu teman wanitanya yang sedang berpesta sabu di salah satu rumah di kawasan Jalan Fatahillah. Sementara oknum polisi yang satunya lagi berhasil diamankan saat sedang bertransaksi dengan polisi yang menyamar sebagai pembeli.

"Untuk oknum sipir penjara merupakan hasil kerja sama antara tim Satresnarkoba dan Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh", ungkap Kasat Resnarkoba.

Sementara dari tersangka perempuan lainnya, polisi berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 2 kilo gram. "Total yang kita dapatkan dari ke 14 tersangka ini, sabu seberat 14,81 gram dan ganja 1.817 gram," terangnya. Keempat belas tersangka tersebut dikenakan pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (1) UU.35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun, maksimal 20 tahun. "Tidak ada perbedaan antara oknum polisi dan sipil, semuanya terkena pasal yang sama dan hukuman yang sama," tegas Kompol Syafran.***

Komentar

Loading...