Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Di Balik Evaluasi Mendagri Soal APBA 2017

Diduga Dinas Pengairan Aceh Belum Serahkan RKA, Ada Apa?

Diduga Dinas Pengairan Aceh Belum Serahkan RKA, Ada Apa?
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Penutupan Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2017, direncanakan Rabu (08/02/2017). Ini dilakukan pasca Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyerahkan hasil evaluasi RAPBA 2017 sekitar dua hari lalu. Namun, di balik permintaan evaluasi itu, masih ada dinas yang membandel karena belum menyerahkan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA). Padahal, singkronisasi APBA setelah evaluasi Kemendagri, RKA sangat dibutuhkan. 

Dinas yang belum menyerahkan RKA, mitra kerja Komisi IV DPRA, salah satunya Dinas Pengairan Aceh. Itu dibenarkan Wakil Ketua Komisi IV Asrizal H Asnawi. Kader Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku, ada dua dinas yang belum menyerahkan RKA. "Ada dua yang belum menyerahkan RKA, salah satunya Dinas Pengairan, kalau yang satu lagi entah Dinas Perhubungan dan Bina Marga, saya tidak ingat pasti," kata Asrizal H Asnawi, melalui sambungan telpon, Selasa (07/02/2017). Itulah sebabnya, Asrizal mengaku dinas yang tidak menyerahkan RKA, maka tak dapat dilihat secara pasti bagaimana kegiatan anggaran di dinas tersebut. 

Sementara itu, Koordinator Komisi IV Dalimi mengaku, seharusnya dinas terkait wajib menyerahkan RKA. Apalagi, dinas lain telah menyerahkannya. Jika tak menyerahkan RKA, itu artinya seperti beli kucing dalam karung. "Kalau tidak diserahkan RKA, ini tentu dicurigai ada apa?," kata Dalimi melalui telpon, Selasa. Namun, di balik tak diserahkan RKA, diduga ada kong kalikong dengan oknum DPRA. Sebab, ada sekitar Rp 25 miliar terkait dugaan program sulap menyulap.***

Komentar

Loading...