Breaking News

Diduga Akibat Arus Pendek Listrik, Tiga Unit Toko di Sabang Hangus Terbakar

Diduga Akibat Arus Pendek Listrik, Tiga Unit Toko di Sabang Hangus Terbakar
Tiga toko ludes terbakar di Jalan Perdagangan Kota Sabang, Rabu (Foto: antaranews.com)
Penulis
Rubrik
Sumber
Kontributor Sabang

Sabang I Warga dan pedagang di Jalan Perdagangan Kota Sabang, Provinsi Aceh, mendadak berhamburan ke luar rumah toko (ruko) mereka. Ini disebabkan, terjadinya peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah toko (ruko), Rabu (17/2) pagi.

Walau tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk menjinakkan aksi si jago merah, namun tiga ruko tadi tak terselamatkan.

Kontributor MODUSACEH.CO di Sabang melaporkan. Diduga api berasal dari bagian belakang Toko Sejiwa milik Lien Auchin (60) dan dengan cepat menyambar bagian depan hingga menjalar pada dua toko sebelahnya yang juga gudang penyimpanan barang milik Toko Sejiwa dan Toko Melati milik Rismini (39).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sabang Muhammad Amin kepada media pers menjelaskan. Kebakaran baru diketahui terjadi sekitar pukul 09.40 WIB di Toko Sejiwa, yang diduga akibat arus pendek listrik.

"Api mulai terlihat dari ruang belakang Toko Sejiwa, tidak diketahui pasti penyebab kebakaran namun, dugaan kuat akibat arus pendek listrik," kata Muhammad Amin.

Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan tiga unit Damkar milik BPKS, Lanudal dan Bandara Maimun Saleh serta sejumlah mobil tangki air untuk mensuplai dari sumber air ke mobil Damkar.

"Tim pemadam kebakaran Kota Sabang dibantu sejumlah armada kebakaran milik BPKS, Lanudal Sabang, Bandara Maimun Saleh Sabang, Kodim 0112/Sabang, PDAM dan mobil tangki air milik masyarakat ikut membantu proses pemadaman api," jelas Muhammad Amin.

Seperti diwartakan antaranews.com. Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resort Kota Sabang AKP Anton Praptono bahwa mengaku belum mengetahui pasti penyebab peristiwa kebakaran tersebut.

"Untuk kejelasannya kita menunggu proses penyelidikan tim investigasi Satreskrim Polres Sabang," katanya.

Polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas saat terjadinya peristiwa kebakaran guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami juga memasang police line agar menjauhkan warga yang melihat kebakaran karena akan sangat berbahaya," katanya.

Ia berharap seluruh toko diwajibkan menyediakan alat pemadam seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan hydrant yang berfungsi untuk memudahkan sumber air jika terjadi kebakaran.

Untuk kerugian yang dialami toko Sejiwa dan Melati akibat kebakaran itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, mengingat banyak barang di dalam kedua toko dan gudang grosir tersebut tidak sempat diselamatkan.***

Komentar

Loading...