Dibekuk Warga, Polresta Banda Aceh Amankan Maling Spesialis Rumah Kosong

Dibekuk Warga, Polresta Banda Aceh Amankan Maling Spesialis Rumah Kosong
Foto: Ist.

Banda Aceh | Personel Opsnal Satreskrim Polresta Banda Aceh, mengamankan maling serahan warga Gampong Ajuen, Aceh Besar, Rabu dini hari (21/4/2021).

Diduga, pelakunya RM (27) seorang Residivis Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Tanjung Gusta Medan, yang melakukan tindak pidana pencurian barang berharga milik Huzri (48) warga Ajuen, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha SIK mengatakan, kejadian yang menimpa korban terjadi pada saat rumah dalam keadaan kosong.

"Setelah memeriksa kondisi rumah aman, pelaku masuk dan mengasak harta milik korban berupa HP, cincin serta uang," sebut Kasatreskrim.

“Pelaku saat masuk ke dalam rumah korban dalam kondisi kosong, dimana pelaku terlebih dahulu mengintai kondisi serta masuk dengan cara merusak jendela rumah dengan menggunakan linggis yang ia bawa,” kata Kasatreskrim.

Setelah mengasak harta milik korban, saat pelaku keluar dari rumah, ia melintasi musholla dan seketika itu, para jamah baru saja selesai melaksanakan ibadah.

Namun pelaku panik, sehingga warga bertanya identitas pelaku, tapi dia tidak dapat menunjukannya.

"Warga memeriksa pelaku serta ditemukannya HP yang diantaranya milik korban dan melaporkan ke Polresta Banda Aceh," ucap Kasatreskrim. 

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polresta Banda Aceh, untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LPB/168/IV/Yan.2.5/2021/SPKT.

Hasil penyidikan, pelaku sebelumnya juga mengakui memasuki dua rumah warga lainnya beberapa waktu lalu di kawasan Gampong Geuceu Meunara, Banda Aceh, namun tidak berhasil mengambil harta benda

“Dari tangan pelaku, warga menyita empat unit HP, dua cincin, satu batang linggis, satu buah tang dan uang senilai Rp 800 ribu,” kata Kasatreskrim.

Sementara itu, modus operandi pelaku melakukan pencurian karena faktor ekonomi. RM saat ini meringkuk di sel tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan hukuman 5 tahun penjara.***

Komentar

Loading...