Breaking News

Dituding Tak Transparan

Diduga Proyek Aspirasi Anggota Dewan Aceh Besar Sarat Penyimpangan

Diduga Proyek Aspirasi Anggota Dewan Aceh Besar Sarat Penyimpangan
Penulis
Rubrik

ACEH BESAR | Pembangunan jalan usaha tani di Desa Mane Dayah Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, dituding tidak transparan. Pasalnya pembangunan jalan tersebut tidak melibatkan pemerintah Gampong. Bahkan, Muspika Darul Kamal juga mengaku tidak mengetahui ada pembangunan proyek jalan dari anggota dewan tersebut.

Tokoh Darul Kamal yang juga warga Mane Dayah Tgk. Syarkawi kepada MODUSACEH.CO, Selasa (8/11/2016) mengatakan. Pembangunan jalan dengan anggaran bersumber dari dana aspirasi dewan yang diplotkan dalam APBK tahun 2016 ini, tidak sejalan dengan kebutuhan masayarakat. Itu sebabnya,  Sarkawi mengaku sangat kecewa dengan sikap kontraktor pelaksana jalan tersebut. “Pue ijak peugot ateuh jalan yang kalheuh jipeugot (untuk apa dibuat jalan yang sudah dikerjakan), ” katanya.

Menurut Syarkawi, proyek ini milik Saifuddin,SE, anggota DPRK Aceh Besar dari Partai Golkar. Dia berasal dari Dapil III. "Kami kecewa dengan pekerjaan jalan yang tumpang tindih itu, apa lagi tidak sesuai dengan spek. Jadi kami sebagai penerima manfaat pembangunan dirugikan dengan proyek abal-abal di desa kami sendiri,” katanya.

Beberapa sumber menyebutkan, pembangunan dengan dana aspirasi anggota dewan Aceh Besar itu tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Begitupun, bila ditolak, maka warga di sana mengaku tidak akan mendapat proyek lagi tahun depan atau pembangunannya akan dialihkan ke desa lain," ungkap Syarkawi.

Masih kata Syarkawi. "Pembangunan asal bisa keluar uang saja dan warga tidak perlu tahu dari mana asal proyek ini. Kami memang perlu pembangunan jalan, tapi bukan ini yang lebih terprioritaskan” kata Syarkawi. Dijelaskan akibat pembangunan jalan itu sehingga sawah masyarakat sudah terganggu akibat banyak batu koral masuk ke lahan sawah, termasuk beberapa bagian talud saluran tersumbat dengan batu koral. “Kita sudah meminta untuk diperbaiki” katanya.

Syarkawi berharap, pihak penegak hukum dapat menyelusuri proyek ini, karena jika kondisi tersebut terus dibiarkan akan menjadi bom waktu bagi masyarakat setempat,khususnya Kabupaten Aceh Besar. Lihat saja banyak proyek yang berasal dari dana aspirasi anggota dewan sendiri pekerjaanya nyaris tidak beres," tegas Syarkawi.  Camat Darul Kamal Drs Syarbini. MM mengaku belum ada konfirmasi dan laporan atas pembangunan jalan tersebut pada pihaknya. "Tidak, tidak ada laporan pada kami selaku aparatur kecamatan," ungkap Syarbini.***

Komentar

Loading...