Cegah Covid-19 di Kota Lhokseumawe

Desa, Mesjid dan Dayah Terima Bantuan Alat Pengukur Suhu dan Hand Sanitizer

Desa, Mesjid dan Dayah Terima Bantuan Alat Pengukur Suhu dan Hand Sanitizer
Wakil Walikota Lhokseumawe Muhammad Yusuf secara simbolis menyerahkan bantuan alat pengukur suhu badan dan hand sanitizer, Selasa kemarin (Foto: Din Pasee)

Lhokseumawe | Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Pemko Lhokseumawe menyalurkan bantuan alat pengukur suhu dan hand sanitizer untuk seluruh desa, mesjid dan dayah Tipe A di daerah tersebut.

Penyerahan berlangsung di Posko Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Selasa kemarin.

Dirincikan, ada 133 alat pengukur suhu tubuh (thermo gun), yang dibagikan sebanyak 68 unit untuk desa, 50 unit untuk masjid dan 13 unit untuk dayah tipe A. Sedangkan 2 unit lainnya untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe.

Selain itu, setiap desa, masjid dan dayah, juga mendapatkan masing-masing 10 botol hand sanitizer untuk mengantisipasi penularan virus penyakit ketika berinteraksi dengan masyarakat ditempat umum.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dimulai, Selasa (28/4) sore, dan berlangsung dalam nuansa seremonial, ditandai dengan penyaluran secara simbolis oleh para pejabat setempat dan diterima para geusyik (kepala desa).

Penyerahan diawali Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya (Ketua Posko Tim Gugus Tugas penanganan Corona), Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe M. Ali Akbar, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol. Agung Sukoco, Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan dan lainnya.

Walikota Lhokseumawe Suadi Yahya mengatakan, bantuan yang diberikan untuk membantu posko-posko pencegah corona yang ada di setiap desa, masjid dan dayah. Sehingga adanya perlengkapan alat pengukur suhu dan hang sanitizer pada setiap posko tingkat desa bisa bekerja lebih maksimal untuk pencegahan penularan virus di tengah masyarakat.

“Kita berharap dengan adanya pembagian alat pengukur suhu tubuh dan hand sanitizer ini dapat memaksimal upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di setiap desa, masjid dan juga dayah,” ujarnya.

Suadi menilai, ditengah pandemik corona saat ini, masih ada warga yang tidak mengindahkan instruksi wajib masker, tidak berkumpul dengan jumlah massa yang banyak dan tetap dirumah saja. Seharusnya, masyarakat memiliki kesadaran agar tidak meremehkan situasi dan kondisi setengah pandemik corona yang bisa membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.

Bila seluruh masyarakat patuh dengan instruksi pemerintah tentu bisa memutuskan mata rantai Covid-19 dan manfaatnya untuk kita bersama agar bisa melewati masa genting dan terbebas dari Virus Covid-19.

Suadi meminta kepada masyarakat untuk disiplin menggunakan masker saat keluar rumah, menghindari keramaian dan menjaga jarak, serta mematuhi semua maklumat dari pemerintah.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismali A Manaf, Dandim 0103/AUT, Letkol Inf Agung Sukoco, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, Dandenpom IM/1 Lhokseumawe, Letkol Cpm Basuki Prijatmono, Dansatrad 231, Mayor Lek Adi Yunarko, Ketua Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad, Sekda Kota Lhokseumawe, T Adnan, Kadinkes Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar dan Kepala BPBD Lhokseumawe, H. Nirwansyah.***

Komentar

Loading...