Dalam Aksi Tolak Pergub Cambuk, Polisi Amankan Dua Mahasiswa

Dalam Aksi Tolak Pergub Cambuk, Polisi Amankan Dua Mahasiswa
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Pihak keamanan terpaksa mengamankan dua orang pendemo, dalam aksi unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Aceh, Lingke, Banda Aceh, Kamis (19/4/18).

Saat diamankan, pendemo dari kalangan mahasiswa hendak menyerahkan Apam Aceh, sebagai simbol lemahnya penegakan syariat Islam, pada Pemerintah Aceh, yang diterima Asisten III Saidan  Nafi. Namun, saat yang sama, sejumlah pendemo lain terlibat dorong mendorong dengan petugas keamanan.

Lalu, putugas langsung mengamankan dua mahasiswa tersebut yang belum diketahui namanya. Sementara itu, dikonfirmasi sejumlah media pers, Kapolresta Banda Aceh AKBP. Trisno Riyanto belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut. "Nanti kita kasih tahu, yang penting mahasiswa yang kita amankan dalam keadaan sehat," jelasnya.

Koordinator Lapangan (Korlap) Khairul Rijal menduga, ada pihak-pihak lain yang menyusup dalam peserta demo, membuat kekacauan sehingga diamankan pendomo yang betul-betul melakukan aksi. "Kenapa ketika kita demo Pergub, ada sedikit gesekan, jangan-jangan ini sudah disekenerio oleh pihak - pihak tertentu, sehingga yang timbul mempermudah kami yang ricuh," kaya Khairul Rijal menduga.

Itu sebabnya, Khairul Rijal meminta pihak keamanan untuk melepaskan mahasiswi tersebut, "kita akan melakukan negosiasi dengan pihak keamanan, supaya adik-adik kita dilepaskan," harapnya. Kini, aksi unjuk rasa telah berakhir di kantor Gubernur Aceh, dan akan melakukan aksi yang sama di depan Kantor DPR Aceh, Kuta Alam, Banda Aceh, usai shalat dzuhur.*

Komentar

Loading...