Cuaca Ekstrim, Kapal Penyeberangan di Simeulue Tidak Berlayar

Cuaca Ekstrim, Kapal Penyeberangan di Simeulue Tidak Berlayar

Simeulue | Akibat cuaca ekstrim yang melanda perairan Simeulue dalam empat hari ini, tiga kapal penyeberangan yang beroperasi dari Simeulue dan ke daratan Sumatera berhenti berlayar, Sabtu, 24/08/2019.

Tiga kapal tersebut yakni, KMP Teluk Sinabang, KMP Labuhan Haji, Serta satu Kapal Sabuk Nusantara 110 yang khusus mengangkut penumpang dan kendaraan roda dua, ketiga kapal tersebut saat ini bersandar di kawasan pelabuhan yang berada di teluk Sinabang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue, Kasirman, SE, mengatakan. BMKG telah merilis informasi tentang tingginya gelombang yang melanda perairan di kawasan Simeulue dalam beberapa hari ini. Sehingga pihak ASP Simeulue mengantisipasi dengan tidak melakukan penyeberangan kapal untuk sementara waktu.

"Prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG menunjukan gelombang tinggi sekitar 2,5 meter hingga 4 meter, sehingga hal itu sangat mengkhawatirkan apabila kapal berlayar," ucap Kasirman.

Dikatakannya, tingginya gelombang tersebut menyebabkan kapal penyeberangan tidak aman untuk beroperasi. Sedangkan untuk jadwal pelayaran, pihaknya belum dapat memastikan kapan kapal penyeberangan itu kembali berlayar.

"Untuk sementara ini kita lihat kondisi cuaca. Kalau cuaca sudah kondusif, kapal kembali beroperasi seperti biasa," jelas Kasirman.***

Komentar

Loading...