Jaringan Rusak, Pelayanan Discapil Kota Lhokseumawe Terhenti Total

Peserta CPNS Mengaku Kecewa

Peserta CPNS Mengaku Kecewa
Pengurusan KTP dan KK terhenti (Foto: Din Pasee

Lhokseumawe | Untuk sementara waktu, kebutuhan warga Kota Lhokseumawe untuk mendapatkan berbagai surat tanda diri seperti; kartu keluarga (KK) serta kartu tanda penduduk (KTP) dan akte kelahiran tertunda.

Sebab, Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Lhokseumawe, menghentikan pelayanan  secara total, karena jaringan rusak dan terganggu.

Padahal, semua surat tadi sangat dibutuhkan warga di sana, terutama untuk melengkapi syarat ikut calon pengawai negeri sipil (CPNS) yang dibuka serentak di seluruh Aceh.

“Ya, kondisi ini sudah terjadi sejak hampir satu pekan lebih. Kami kecewa,” kata seorang warga.

Dia mengaku sudah pulang pergi dari rumah ke kantor dimaksud dengan harapan dapat segera membuat KTP dan KK yang telah berakhir masa berlaku.

“Benar, sesuai kertas pengumuman sejak tanggal 20 November 2019, sampai sekarang tidak bisa melayani  semua yang kami butuhkan,” ungkap warga Keude Cunda tersebut.

Pengumuman itu ditempelkan hampir pada seluruh sisi dinding Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Lhokseumawe.

Kepala Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Lhokseumawe Taufik, Rabu kemarin membenarkan pihaknya terpaksa menghentikan pelayanan secara total.

Ini sudah berlangsung hampir sepekan, karena faktor server jaringan rusak dan terganggu. Sehingga petugas tidak bisa membantu pelayanan pengurusan identitas yang diinginkan masyarakat.

Taufik menyebutkan, kerusakan itu bukanlah biasa seperti umumnya yang terjadi pada pemasangan internet. Tapi, hubungan server online dengan Mendagri RI di Jakarta telah diputuskan atau tidak bisa tersambung lagi.

Walau dia menyadari warga terdesak untuk kebutuhan ikut tes CPNS, namun pihaknya tak bisa berbuat apa-apa selama jaringannyan belum terkoneksi.

Taufik mengaku, sudah melaporkannya kondisi ini pada Walikota Lhokseumawe Suadi Yahya dan Sekdako Lhokseumawe T. Adnan.

"Pelayanan sudah kita hentikan secara total. Kalau saya bilang, ini terjadi karena ada kerusakan pada jaringannya. Sejak awal, kami tidak bisa berbuat apa-apa dan sudah melaporkan kejadian ini pada atasan," ujarnya.

Sekdako Lhokseumawe T. Adnan terperanjat ketika dikonfirmasi tentang pelayanan masyarakat terhenti total di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Dalam keadaan bergegas, Sekda membenarkan kondisi kendala yang sedang terjadi di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil.

Sekda mengaku, untuk mengatasi persoalan itu, dirinya akan memanggil Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Lhokseumawe, Taufik. Dalam pertemuan itu, Sekdako akan membahas, mempertanyakan dan akan mencari solusi penyelesaian masalahnya.

"Usai rapat paripurna ini, saya akan panggil kadisnya. Kita akan membahas masalah kerusakan jaringan hingga terhentinya pelayanan kepada masyarakat. Tolong beri waktu saya untuk memanggilnya dulu," kata T. Adnan.***

Komentar

Loading...