Breaking News

Buron Sejak 2016, Muamar Kadafi Diciduk Tim Tabur Kejati Aceh

Buron Sejak 2016, Muamar Kadafi Diciduk Tim Tabur Kejati Aceh
Foto: Kejati Aceh

Banda Aceh | Buron sejak 29 Maret 2016 terpidana Muamar Kadafi Bin Jailani akhirnya diciduk Tim Tabur Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh bekerja sama dengan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Aceh Selatan.

Muamar diamankan di rumah Desa Jurong Penjeura, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (28/1/2021) sekira pukul 15.00 WIB.

Penangkapan itu dilakukan setalah melakukan pengintai terhadap (DPO) selama kurang lebih tiga minggu di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar.

Muamar Kadafi merupakan terpidana korupsi renovasi studio penyiaran serta perlengkapanya di Kabupaten Aceh Selatan Tahun Anggaran 2008 dengan kerugian negara Rp619 juta lebih.

"Terpidana melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Muhammad Yusuf.

Konferensi pers di Kejari Aceh. Foto: Firdaus Hasan/MODUSACEH.CO

Kata Muhammad Yusuf, bedasarkan putusan Nengadilan Negeri Aceh Selatan, 6 Oktober 2010, dia dihukum 1 tahun penjara. Namun, setelah banding, Mahkamah Agung (MA) RI memutuskan hukuman berkekuatan hukum tetap Nomor 737 K/PID.SUS/2015, tanggal 29 Maret 2016 dengan pidana empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsidair 3 (tiga) bulan kurungan.

Selain itu, membayar uang pengganti Rp163 juta lebih, subsidair 6 bulan kurungan jelasnya.

Muhammad Yusuf kembali menghimbau kepada seluruh buronan Kejati Aceh agar segera menyerahkan diri, karena Tim Tabur terus mamantau keberadaan mereka. Tim Tabur Kejati langsung membawa terpidana ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lambaro, Kabupaten Aceh Besar.***

Komentar

Loading...