Bupati Rocky Minta PTPN-I Selesaikan Konflik Agraria

Bupati Rocky Minta PTPN-I Selesaikan Konflik Agraria
Bupati Aceh Timur H. Hasballah H. M. Thaib, S.H (Foto: Mahyuddin)

Aceh Timur | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur meminta PTPN-I untuk menyelesaikan konflik agraria antara lahan perusahaan dengan lahan masyarakat di sejumlah titik dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur.

Hal itu dinilai penting agar tidak berbuntut kekecewaan yang berpotensi terjadinya kekerasan.

"Kita minta desa dalam Hak Guna Usaha (HGU) PTPN-I dikeluarkan agar Pemerintah Desa (Pemdes) utuh. Begitu juga dengan tumpang tindih lahan masyarakat dengan perusahaan, sehingga konflik agraria ini tuntas," tegas Bupati Aceh Timur H. Hasballah H. M. Thaib, S.H, usai pertemuan silaturrahmi dengan Direktur PTPN-I, Ir. Ahmad Gusmar Harahap, MM, di Aula Dekaranasda Aceh Timur di Idi, Kamis.

Begitu juga dengan lahan yang terlantar dalam HGU PTPN-I, Bupati Aceh Timur berharap dapat dimanfaatkan masyarakat dalam mendukung upaya ketahanan pangan nasional, apalagi saat ini pandemi COVID-19 masih terus mengancam secara nasional.

"Meski pun ketahanan pangan di daerah ini masih bagus dan suasana Kamtibmas juga kondusif. Namun persoalan konflik agraria ini perlu diselesaikan khususnya HGU dalam PTPN-I," kata Bupati Aceh Timur.

Dari hasil diskusi tersebut tambah Rocky, pihaknya bersama PTPN-I sepakat menyelesaikan sengketa lahan tersebut melalui tim gabungan.

Bupati juga sepakat turun ke lokasi lahan yang bersengketa dengan melibatkan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Timur dan Pemkab Aceh Timur.

"Tujuannya untuk memakmurkan masyarakat dan memberi peluang terhadap petani dalam mengolah lahan-lahan tidur menjadi lebih produktif, sehingga ketahanan pangan tetap terjaga," sebut Rocky.

Terkait permintaan Bupati Aceh Timur tersebut, Dirut PTPN-I, Ir. Ahmad Gusmar Harahap, MM, mengaku siap mendukung usulan pemerintah yang dinilai menjadi permasalahan, seperti keberadaan desa dalam HGU dan sengketa lahan masyarakat.

"Prinsipnya kita siap mendukung dan membentuk tim bersama untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi selama ini," ujarnya.

Pertemuan ini dihadiri Sekda Aceh Timur H. M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP, Kepala Tata Usaha Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Aceh, Yuliandi Djalil, S.SIT, MH, Kepala Dinas Pertanahan Aceh Timur, M. B. Bandy Harfirdause, SH, Komisaris Independen PTPN-I, Almarrul dan sejumlah pejabat lainnya.***

Komentar

Loading...