Bupati Nagan Raya Lepas 700 Mahasiswa KKN UTU

Bupati Nagan Raya Lepas 700 Mahasiswa KKN UTU
Utu

Meulaboh | Bupati Nagan Raya bersama Wakil Rektor I Universitas Teuku Umar (UTU) serta unsur Forkompinda Nagan Raya, melepaskan mahasiswa KKN UTU Angkatan XII, di halaman Kantor Bupati Nagan Raya Suka Makmu, Rabu (31/05/2017).

Ketua Pelaksana KKN UTU Angkatan XII Irsadi Aristora MH mengatakan, peserta angkatan XII tahun 2017, berjumlah 700 orang dan akan ditempatkan di 50 Gampoeng yang berada di 4 Kecamatan, meliputi Kecamatan Seunagan Timur, Kecamatan Tripa Makmur, Kecamatan Beutong, dan Kecamatan Kuala Pesisir.

Lebih lanjut Irsadi Aristora MH merincikan, penempatan peserta di Kecamatan Tripa Makmur sebanyak 11 desa, Kecamatan Beutong sebanyak 22 desa, Kecamatan Sunagan Timur sebanyak 10 desa, dan Kecamatan Kuala pesisir sebanyak 3 desa dan akan dibimbing secara langsung oleh 25 dosen pendamping lapangan dan masing-masing dosen mendampingi 2 desa dengan jumlah mahasiswa 28 orang.

Wakil Rektor I Dr. Alfizar, DAA mengatakan, KKN tahu ini merupakan terbanyak jumlah pesertanya, sejak  12 tahun terakhir pelaksanaan KKN UTU. Ia mengatakan, untuk tahun yang akan datang tahun 2018, dilaksanakan KKN di Aceh Barat Daya dan pada tahun 2019 akan dilaksanakan di Semeulue.

Dia menargetkan seluruh kabupaten di Barat Selatan Aceh akan di ambil sebagai lokasi KKN secara bergilir setiap tahunnya.

Dr. Alfizar juga berharap kepada mahasiswa KKN untuk bisa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Nagan Raya terutama dalam hal pelaksanaan efektifitas dan efesiensi penggunanaan dana desa melalui proses perencanaan yang baik. Ia juga berharap agar mahasiswa bisa memberikan keteladanan dan menjaga nama baik almamater.

Diakhir kesempatan ia mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Nagan Raya yang sudah berkerjasama dalam menyukseskan kegiatan KKN sebagai wujud penerapan pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Bupati Nagan Raya, Drs HT Zulkarnaini mengharapkan kepada mahasiswa untuk membantu masyarakat dalam pengelolaan dana desa melalui perencanaan yang matang agar peruntukan dana desa dapat direalisasikan sesuai kebutuhan periotas di desa tersebut.

Ia juga berharap kepada mahasiswa KKN untuk dapat menginventarisir seluruh aset desa agar tercatat dengan benar. Selain itu ia berharap agar mahasiswa untuk dapat memberikan penyuluhan-penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat.***

Komentar

Loading...