Bupati Aceh Timur Singgung PT. Medco Terkait Tenaga Kerja Lokal

Bupati Aceh Timur Singgung PT. Medco Terkait Tenaga Kerja Lokal
Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib pada acara serah terima alat PCR di RSUD dr. Zubir Mahmud. (Foto Ist)

Aceh Timur | Perusahaan Minyak dan Gas (Migas) multinasional yang "bekerja" di Aceh Timur, menggali sumur minyak dan gas dengan (memiliki) segala hak dan kewajibannya terhadap masyarakat di wilayah kerja pertambangan yang harus dituntaskan. 

Ini merupakan kewajiban bagi investor yang memegang hak "bekerja" di suatu daerah untuk berkontribusi terhadap lingkungan sekitarnya, baik di bidang ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan. 

Bupati Aceh Timur menyinggung perihal penyerapan tenaga kerja "pribumi" di PT. Medco E&P Malaka. Itu ditegaskan saat memberi sambutan pada acara serah terima pengadaan alat test PCR dari perusahaan tersebut untuk RSUD dr. Zubir Mahmud. 

Ia mengungkap, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh Timur, termasuk keahlian bidang migas, adalah tanggungjawab utama pemerintah bersama elemen lain, termasuk kontribusi tanggungjawab sosial perusahaan yang berproduksi di Aceh Timur. 

Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib bersama pihak BPMA, Direktur RSUD dr. Zubir Mahmud (tengah), Abu Wahab Kede Dua (paling kanan), pada acara serah terima alat PCR di RSUD dr. Zubir Mahmud. (Foto Ist)

"Perkara SDM untuk bekerja di bidang migas, itu tanggungjawab kita bersama (pemerintah dan  pengusaha/investor) untuk meningkatkan kualitas keahlian anak Aceh Timur, sehingga kelak mereka bisa mengambil kesempatan secara penuh untuk bekerja di perusahaan migas yang beroperasi di Aceh Timur," kata Bupati Hasballah M. Thaib. 

PT. Medco E&P Malaka yang beroperasi di Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur melaksanakan penuntaskan salah satu kewajibannya untuk berkontribusi bagi  masyarakat Aceh Timur di bidang kesehatan. 

Perusahaan energy internasional itu menyumbangkan alat Polymerase Chain Reaction Test (test PCR) untuk RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur.

Serah terima alat tes Covid-19 dilakukan langsung PT. Medco E&P Malaka, Sabtu (28/8/2021) di aula utama rumah sakit tersebut. Dihadiri Bupati Aceh Timur, Hasballah M Thaib serta Sekdakab Aceh Timur dan disaksikan secara virtual Direktur Utama PT. Medco E&P Malaka Ronald Gunawan. 

"Terimakasih kepada PT. Medco telah menyumbang alat kesehatan (tes PCR) yang dalam kondisi saat ini sangat dibutuhkan. Ini meringankan kebutuhan RSUD dr. Zubir Mahmud serta masyarakat yang membutuhkan fasilitas tes PCR, seperti kebutuhan pelengkap administrasi perjalanan dan lain sebagainya," ucap Direktur RSUD dr. Zubir Mahmud Edy Gunawan. 

Kepala Deputi Dukungan Bisnis Badan Pengelola Migas Aceh Afrol Wahyuni meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Aceh Timur selalu mendukung langkah investor migas yang berkontribusi baik untuk daerah.

Ia juga menaruh harap pada PT. Medco E&P Malaka untuk dapat lebih meningkatkan kontribusinya terhadap Kabupaten Aceh Timur dibidang pendidikan dan ekonomi. 

"Alat test PCR ini merupakan kontribusi perusahaan untuk Aceh Timur disektor kesehatan. Kita harapkan kedepan, perusahaan dapat meningkatkan kontribusinya di bidang pendidikan. Kemarin penyerahan bibit bagi petani di Kecamatan Indra Makmur. Kita harap dapat berbuah baik bagi ekonomi warga lingkar tambang," kata Afrol Wahyuni. 

Direktur RSUD Zubir Mahmud Edi Gunawan MARS mengaku. Pengadaan fasilitas dan alat uji PCR sebelumnya dibutuhkan oleh masyarakat di Aceh Timur agar proses tes tidak perlu dilakukan di Banda Aceh seperti sebelumnya.

Selain itu, tim RSUD Zubir Mahmud bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Timur juga dapat segera mendeteksi dengan lebih cepat dan akurat apabila terdapat masyarakat teridentifikasi Covid-19.***

Komentar

Loading...