Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Bupati Abar Diberi Waktu 14 Hari Angkat Kembali Keuchik yang Menang di MA

Bupati Abar Diberi Waktu 14 Hari Angkat Kembali Keuchik yang Menang di MA
Bupati Aceh Barat Ramli MS/Foto MODUSACEH.co/dok
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Polimik pemberhentian sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Aceh Barat, kini direspon serius Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT.

Lihat saja, dua hari sebelum lebaran Idul Fitri atau tanggal 22 Mei 2020, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh tersebut telah menyurati Bupati Aceh Barat.

Isi surat bersifat penting itu, Nova Iriansyah meminta orang nomor satu di negeri Teuku Umar Ramli MS untuk segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap beberapa Kepala Desa (Keuchik) yang telah memenangkan gugatan mereka.

Bahkan dalam surat Plt. Gubernur Aceh nomor: 141/7581 yang ditembuskan pada Menteri Dalam Negeri, Irjen Kementerian Dalam Negeri, Ketua DPR Aceh, Inspektur Aceh, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh dan Ketua DPRK Aceh Barat tersebut. Bupati Aceh Barat diberi waktu 14 hari untuk mengangkat kembali Kechik sejak surat Plt. Gubernur Aceh itu diterima Bupati Aceh Barat.

Dalam surat Plt Gubernur Aceh itu menjelaskan, untuk kepala desa yang masih tersisa masa jabatannya, diminta agar segera diangkat kembali paling lambat 14 hari sejak diterima surat Plt. Gubernur.

Sedangkan bagi Kechik yang sudah berakhir masa jabatannya, agar segera diangkat pejabat kechik sesuai peraturan perundang-undang. Tak hanya itu, surat Plt. Gubernur Aceh juga menegaskan, bahwa diminta hasil pengangkat kechik dan pejabat kechik, diminta laporkan paling lambat 17 Juni 2020 mendatang.

Lalu, keluarnya surat Plt. Gubernur Aceh ini bukan tanpa sebab. Berdasarkan penjelasan dalam surat Plt. Gubernur Aceh itu, adalah tindaklanjut surat pimpinan DPRK Aceh Barat tertanggal 5 April 2020 perihal permohonan audiensi.

Dan, Pemerintah Aceh berdasarkan paparan surat tadi, telah melakukan pertemuan pimpinan DPRK dan Pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh yang dihadiri Sekretaris Daerah.

Pertemuan eksekutif-legislatif tanpa dijelaskan tanggal pertemuan, dilakukan secara terspisah. Sedangkan persoalan yang dibahas pada pertemuan dimaksud, terkait permasalahan pemberhentian kechik dan pengangkatan pejabat kechik, serta tindaklanjut pasca terbitnya putusan MA.

Syahdan, putusan MA yang disebutkan dalam surat Plt. Gubernur Aceh, rupanya bukan hanya satu. Sedikitnya ada tiga nomor putusan MA yang dipaparkan dalam surat Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT.

“Serta tindaklanjut pasca putusan Mahkamah Agung Nomor 531 K/TUN/2019, Nomor 558 K/TUN/2019, Nomor 559 K/TUN/2019, dan beberapa Putusan Mahkamah Agung lainnya terkait dengan pembatalan keputusan Bupati Aceh Barat tentang Pemberhentian Sementara Kechik dan Pengangkatan Pejabat Kechik,” jelas surat Plt. Gubernur Aceh itu.

Sementara itu, jurubicara Pemerintah Aceh Barat yang juga Kabag Humas Amril Nuthihar yang dihubungi media ini melalui sambungan telpon, Rabu (27/5/2020) mengaku ia belum terima surat Plt. Gubernur Aceh. “Surat itu belum terima,” ujarnya.

Amril juga belum bisa menjelaskan terkait 14 hari batas waktu yang diberikan Plt. Gubernur Aceh dalam pengangkatan Kechik dan pejabat Kechik di Aceh Barat. “Kita lihat surat dulu,” katanya.

Namun Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat Drs. Adonis, M. Si yang dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp, Rabu (27/5) mengaku sedang dilakukan telaah ke pimpinan, yaitu Bupati Aceh Barat Ramli MS. “Lagi kita telaah ke pimpinan/bupati,” kata Sekda Aceh Barat.***

Komentar

Loading...